Kebakaran Landa Rumah Warga Kota Bengkulu

  • 18 Agt 2026 00:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Museum, Kelurahan Jembatan Kecil, Kota Bengkulu, pada Senin, 17 Agustus 2026 malam sekitar pukul 19.30 WIB. Diketahui api melahap sebuah rumah yang juga digunakan sebagai kantor notaris di Kota Bengkulu.

Melihat api yang berkobar, warga kemudian mendatangi lokasi dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu. Laporan cepat tersebut membantu petugas segera melakukan penanganan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengatakan cepatnya masyarakat melaporkan kejadian sangat membantu proses pemadaman. Ia mengimbau warga segera menghubungi layanan darurat 112 jika melihat tanda-tanda kebakaran.

“Apabila terjadi peristiwa kebakaran atau keadaan darurat dapat menghubungi kami 112. Inilah 112, tidak dikenakan pulsa, jadi hubungi Damkar 112,” kata Yuliansyah.

Menurut Yuliansyah, semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula petugas bergerak ke lokasi. Dalam kejadian tersebut, informasi awal yang diterima menyebutkan api terlihat dari bagian belakang rumah.

Tim Damkar langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Respons petugas ditargetkan sekitar lima menit karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari Pos 3.

“Yang jelas respons tim kita harus lima menit, karena pos terdekat adalah Pos 3,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas tidak langsung memusatkan penyemprotan ke titik api. Petugas terlebih dahulu melokalisir kobaran agar tidak merambat ke bangunan lain.

Petugas mengamankan bagian rumah di sisi kiri, kanan dan belakang yang masih memungkinkan diselamatkan. Setelah rambatan api terkendali, pemadaman kemudian difokuskan pada sumber utama kebakaran.

Menurutnya, prioritas utama dalam penanganan kebakaran adalah memutus rambatan api agar tidak menjalar ke rumah warga lainnya. Setelah api di sisi kiri dan kanan berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan pemadaman hingga tuntas.

Yuliansyah menyebut tidak ada kendala teknis berarti selama proses pemadaman. Namun, banyaknya warga yang datang ke lokasi menjadi salah satu tantangan bagi petugas.

Seluruh unit dari sejumlah pos pemadam kebakaran dikerahkan karena lokasi berada di kawasan yang cukup padat penduduk. Petugas melakukan pemadaman, pelokalisiran api hingga pendinginan selama sekitar satu jam.

Api berhasil dikendalikan dan lokasi dinyatakan aman sekitar pukul 20.36 WIB. Bangunan tersebut diketahui dihuni enam orang, terdiri dari seorang perempuan paruh baya bersama suami, anak dan tiga cucunya.

Yuliansyah memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun atas kejadian ini, korban mengalami lerugian materil hingga ratusan juta rupiah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....