BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

  • 16 Agt 2026 21:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi perubahan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Kondisi tersebut mencakup potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang di sejumlah daerah.

Khusus Provinsi Bengkulu, BMKG pada 16 Agustus 2026 mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Peringatan tersebut menunjukkan bahwa meski sebagian wilayah Indonesia tengah memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi secara lokal.

Dalam tangkapan layar laman BMKG yang digunakan sebagai bahan informasi, Bengkulu tercatat dalam kategori Waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat pada 16 Agustus 2026. Peta tersebut juga memperlihatkan sejumlah wilayah lain di Indonesia yang mendapat tanda peringatan terkait potensi cuaca signifikan.

Kondisi ini terjadi di tengah musim kemarau yang secara umum masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. BMKG mencatat pada Dasarian I Agustus 2026, curah hujan kategori rendah mendominasi 90,79 persen wilayah Indonesia, sementara sekitar 76,5 persen wilayah atau 535 Zona Musim telah memasuki musim kemarau.

Meski demikian, musim kemarau tidak berarti seluruh wilayah akan terbebas dari hujan atau cuaca ekstrem. Masyarakat tetap perlu mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat, terutama ketika kondisi yang semula cerah berubah menjadi hujan disertai angin kencang dan petir.

Selain potensi hujan di wilayah barat Indonesia, kondisi angin juga perlu menjadi perhatian di sejumlah wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. BMKG secara berkala memperbarui informasi potensi cuaca ekstrem, sehingga masyarakat disarankan memantau informasi resmi sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca buruk, termasuk genangan, pohon tumbang, jalan licin, serta gangguan aktivitas akibat angin kencang dan petir. Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan peringatan dini dan segera menyesuaikan aktivitas apabila kondisi cuaca mulai memburuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....