25 Gerai Koperasi Merah Putih di Kota Bengkulu Ditargetkan Beroperasi Agustus
- 11 Agt 2026 15:08 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Koperasi dan UKM menargetkan sebanyak 25 gerai Koperasi Merah Putih dapat mulai beroperasi pada Agustus 2026. Target tersebut mengalami kemunduran dari rencana sebelumnya yang ditetapkan pada Juli 2026.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nellawati, mengatakan progres pembangunan gerai Koperasi Merah Putih saat ini terus berjalan. Rata-rata pembangunan gerai telah mencapai lebih dari 50 persen.
Menurutnya, 25 gerai kini telah rampung 100 persen, salah satunya yakni gerai yang berada di Kelurahan Kampung Melayu. Ia berharap, beberapa gerai yang masih terkendala dapat segera mendapatkan solusi.
“Rata-rata progres pembangunan sudah di atas 50 persen, ada 25 yang sudah selesai 100 persen. Kami masih menunggu petunjuk dari pusat terkait kapan pengoperasian Koperasi Merah Putih yang sudah selesai,” ujar Nellawati, Selasa 11 Agustus 2026.
Sebelumnya, Pemkot Bengkulu menargetkan pengoperasian Koperasi Merah Putih dapat dilakukan pada April 2026, namun, target tersebut harus ditunda karena terdapat sejumlah kendala di lapangan. Kendala tersebut antara lain berkaitan dengan proses pengurusan regulasi dan legalitas lahan, serta perlunya penyatuan koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait.
Sementara itu, untuk sejumlah kelurahan yang belum mendapatkan pembangunan gerai, pemerintah masih berupaya mencari solusi. Salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan lahan yang memenuhi persyaratan.
Lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan gerai Koperasi Merah Putih setidaknya memiliki luas 600 meter persegi dan dilengkapi bangunan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan koperasi. Pemkot Bengkulu terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan lahan sekaligus mempercepat pembangunan gerai yang masih dalam proses.
Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi di tingkat kelurahan, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan memperkuat perekonomian masyarakat. Program tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha serta memperluas akses terhadap kegiatan ekonomi di lingkungan masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....