Dinkes Kota Bengkulu Percepat CKG Anak Sekolah, Capaian Hampir 40 Persen

  • 10 Agt 2026 11:35 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Kesehatan Kota Bengkulu terus mengoptimalkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap di berbagai satuan pendidikan sebagai upaya mendeteksi sejak dini gangguan kesehatan pada anak sekaligus mengejar target capaian nasional.

Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Nelli Hartati, mengatakan program CKG menyasar seluruh peserta didik, baik sekolah negeri maupun swasta. Pemeriksaan mencakup anak usia sekitar 7 hingga 15 tahun, termasuk peserta didik tingkat SMA.

"Seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta menjadi sasaran. Kita mulai dari usia 7 tahun sampai sekitar 15 tahun, sehingga anak SMA juga menjadi sasaran pemeriksaan," ujar Nelli, Senin 10 Agustus 2026.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan terhadap anak sekolah penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Melalui CKG, petugas dapat menemukan berbagai potensi gangguan kesehatan yang mungkin belum diketahui oleh siswa maupun orang tua.

Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tenaga kesehatan dari fasilitas pelayanan kesehatan. Tim turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan layanan pemeriksaan kepada para siswa sesuai dengan sasaran program.

Selain mengejar pemerataan pemeriksaan, Dinkes Kota Bengkulu juga terus berupaya meningkatkan capaian program agar sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah pusat. Hingga awal Agustus 2026, capaian pelaksanaan CKG di Kota Bengkulu telah mendekati 40 persen dari target sasaran, angka tersebut masih terus dikejar agar dapat memenuhi target minimal nasional sebesar 46 persen.

Nelli mengatakan percepatan pelaksanaan pemeriksaan menjadi salah satu langkah yang dilakukan Dinkes untuk meningkatkan capaian tersebut. Tim kesehatan diminta terus berkoordinasi dengan pihak sekolah agar pelaksanaan pemeriksaan dapat berjalan sesuai jadwal dan menjangkau seluruh peserta didik yang menjadi sasaran.

Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah kendala teknis, terutama berkaitan dengan penginputan hasil pemeriksaan ke dalam aplikasi pelaporan milik Kementerian Kesehatan. "Kita juga mengejar penginputan data, karena kalau pemeriksaannya sudah dilakukan tetapi datanya belum masuk ke aplikasi, capaian yang tercatat belum sesuai dengan kondisi sebenarnya," kata Nelli.

Dinkes berharap percepatan pemeriksaan dan pelaporan dapat membantu Kota Bengkulu mencapai target nasional CKG. Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka pemeriksaan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi kesehatan anak-anak usia sekolah.

Pemerintah Kota Bengkulu juga mendorong sekolah untuk mendukung pelaksanaan CKG dengan memberikan akses dan waktu bagi tim kesehatan dalam melakukan pemeriksaan. Kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, siswa, dan orang tua dinilai penting agar program dapat menjangkau seluruh anak yang menjadi sasaran.

Dinkes memastikan pelaksanaan CKG akan terus dilanjutkan dan diperluas hingga seluruh sasaran di Kota Bengkulu mendapatkan kesempatan pemeriksaan. Percepatan ini diharapkan mampu meningkatkan capaian program sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam membangun kesadaran dan budaya hidup sehat sejak usia sekolah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....