Kodim 0423/Bengkulu Utara Bersama Masyarakat Bangun Jembatan Penghubung 2 Desa
- 09 Agt 2026 16:36 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Kodim 0423/Bengkulu Utara bersama masyarakat melaksanakan pembangunan jembatan beton yang menghubungkan 2 desa, yakni Desa Air Mengayau dengan kawasan Trans Amparan, Kecamatan Batik Nau.
Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat di wilayah pedesaan. Personel Kodim 0423/Bengkulu Utara bersama warga bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan secara gotong royong.
Kehadiran jembatan beton ini diharapkan dapat memberikan akses penghubung yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari warga antara Desa Air Mengayau dan Trans Amparan.
Dandim 0423/Bengkulu Utara Letkol Czi Muhammad Jumali, mengtakan saat ini proses pengerjaan jembatan sudah masuki tahap pemasangan rangka baja untuk lantai jembatan. Masyarakat dan satgas pembangunan Jembatan Garuda terus mengoptimalkan pembanguan jembatan.
Hal ini dilakukan agar nantinya Jembatan Garuda ini tidak hanya cepat selesai pembanguannya saja. Namun jembatan juga memiliki bangunan yang kokoh sehingga bisa digunakan dalam jangka panjang.
"Iya memang betul di Kecamatan Batik Nau kita bangun Jembatan Beton untuk penghunung antar 2 Desa. Progresnya saat ini masih terus berjalan ya, kita terus mengoptimalkan pengerjaan dan pengawasan agar jembatan ini bisa digunakan dalam jangka panjang," ujar Dandim Kepada RRI Sabtu 8 Agustus 2026.
Selain menjadi sarana penghubung antar 2 desa, keberadaan jembatan juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian masyarakat. Akses yang semakin baik akan mempermudah mobilitas warga dalam membawa hasil pertanian maupun memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat dapat dilakukan secara lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kepentingan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana TNI hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan. Tetapi juga ikut berkontribusi dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
"Melalui pembangunan jembatan beton penghubung Desa Air Mengayau dan Trans Amparan ini. Diharapkan terbukanya akses yang lebih baik bagi warga serta tumbuh harapan baru untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga," ucap Dandim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....