UINFAS Bengkulu Usulkan Pembukaan Prodi Psikologi

  • 07 Agt 2026 19:19 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu berencana membuka Program Studi (Prodi) Psikologi sebagai langkah strategis kampus dalam memperluas layanan pendidikan tinggi sesuai kebutuhan masyarakat. Hal itu disampaikan Rektor UINFAS Bengkulu, Dr. KH. Khairuddin, M.Ag., didampingi jajaran dalam diskusi bersama Anggota DPD RI/MPR RI, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., Jumat 7 Agustus 2026.

Rektor mengatakan pengembangan kampus membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk para wakil rakyat untuk mempercepat proses dimaksud. Dukungan tersebut penting untuk mempercepat pengembangan UINFAS sebagai perguruan tinggi negeri Islam di Bengkulu.

"Kami membutuhkan kemitraan dan kerja sama. UIN Fatmawati Sukarno harus menjadi milik dan kebanggaan seluruh masyarakat Bengkulu, bukan hanya milik pimpinan kampus," ujar Khairuddin.

Ia menjelaskan, UIN Fatmawati Sukarno merupakan salah satu dari dua perguruan tinggi negeri di Provinsi Bengkulu. Meski telah bertransformasi dari IAIN menjadi universitas Islam negeri, usia UINFAS masih relatif muda sehingga masih banyak program pengembangan yang harus diwujudkan.

Khairuddin menjelaskan saat ini UINFAS memiliki empat fakultas dan terus menyiapkan pembukaan program studi baru. Salah satu yang menjadi prioritas adalah Prodi Psikologi Umum karena dinilai memiliki prospek yang besar.

Menurut Khairuddin, potensi peminat Prodi Psikologi diperkirakan mencapai sekitar 200 mahasiswa. Sementara itu, jumlah psikolog di Bengkulu saat ini masih berkisar 50 orang sehingga kebutuhan tenaga profesional di bidang tersebut masih cukup tinggi.

Menanggapi usulan tersebut, Senator Destita menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembukaan Prodi Psikologi di UINFAS Bengkulu. Ia menilai kehadiran program studi tersebut akan memperluas akses pendidikan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan tenaga psikolog di daerah.

Anggota Komite III itu menegaskan siap mengawal proses usulan tersebut dengan menelusuri surat yang telah diajukan kampus ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Menurutnya, percepatan proses di tingkat kementerian perlu dilakukan agar Prodi Psikologi dapat segera dibuka dan menerima mahasiswa baru.

Jika usulan dapat diproses sebelum berakhirnya masa moratorium akhir September 2026 mendatang. UINFAS Bengkulu dapat segera memproses semua persyaratannya tanpa harus menunggu tahun 2027.

"Saya siap memperjuangkan usulan ini. Nanti akan kita telusuri suratnya di Kemdiktisaintek dan kita dorong agar prosesnya bisa dipercepat," kata Destita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....