Harga Sayuran di Pasar Panorama Masih Tinggi, Pedagang Sebut Dipicu Permintaan MBG

  • 06 Agt 2026 15:17 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Harga berbagai komoditas sayur-mayur di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, masih bertahan tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Pedagang menyebut tingginya harga dipengaruhi meningkatnya permintaan bahan pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di tengah pasokan dari petani yang terbatas.

Berdasarkan pantauan di Pasar Panorama, kenaikan harga terjadi pada sejumlah komoditas. Wortel yang sebelumnya dijual sekitar Rp7.000 per kilogram kini naik menjadi Rp16.000 hingga Rp18.000 per kilogram. Harga kentang meningkat dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, terong yang semula dijual Rp4.000 hingga Rp5.000 per kilogram kini mencapai Rp12.000 per kilogram. Kenaikan paling signifikan terjadi pada kacang buncis yang melonjak dari Rp4.000–Rp5.000 menjadi Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Panorama, Selfi, mengatakan hampir seluruh jenis sayuran mengalami kenaikan harga. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat sehingga jumlah pembeli di pasar mengalami penurunan.

Menurutnya, para pedagang tidak memiliki kewenangan menentukan harga jual karena mengikuti harga yang ditetapkan agen atau pemasok. Sebagian besar pasokan sayuran segar di Pasar Panorama berasal dari kawasan Curup dan Kepahiang.

"Kami tidak bisa menentukan harga sendiri. Kenaikan ini diduga terjadi karena pasokan dari petani berkurang sehingga barang menjadi langka," ujar Selfi.

Ia menambahkan, tingginya harga sayuran membuat banyak masyarakat mengurangi jumlah belanja. Selain dipengaruhi kondisi ekonomi yang masih lesu, permintaan dari Program Makan Bergizi Gratis juga menjadi salah satu faktor yang menyerap pasokan dalam jumlah besar.

"Untuk kebutuhan MBG, permintaan bisa mencapai sekitar 300 kilogram jagung serta 100 hingga 200 kilogram sawi secara rutin. Jadi pasokan yang masuk ke pasar cukup banyak terserap untuk program tersebut," jelasnya.

Meski demikian, Selfi berharap harga komoditas pangan, khususnya sayur-mayur, segera kembali stabil. Menurutnya, kestabilan harga sangat penting untuk menjaga keberlangsungan usaha para pedagang sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Buyung, mengaku kenaikan harga sayuran masih dapat ditoleransi. Menurutnya, harga sayur di Pasar Panorama masih relatif terjangkau dibandingkan dengan sejumlah pasar lainnya di Kota Bengkulu.

"Kalau dibandingkan dengan tempat lain, harga sayur di Pasar Panorama masih cukup terjangkau bagi masyarakat yang berbelanja kebutuhan harian," katanya.

Penulis : Zulkifli A. Mahasiswa Magang UINFAS Bengkulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....