Harga Pisang di Pasar Minggu Kota Bengkulu Stabil, Pasokan dari Enggano Terhambat
- 06 Agt 2026 13:40 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Harga berbagai jenis pisang di Pasar Minggu Kota Bengkulu hingga saat ini dipastikan masih berada dalam kondisi relatif stabil. Pedagang terus menyediakan beragam varian seperti pisang ambon, curup, emas, dan jantan dengan patokan harga normal tanpa diwarnai isu kenaikan.
Salah seorang pedagang pisang, Yardi, mengonfirmasi bahwa patokan harga eceran yang ia tawarkan kepada pembeli masih sangat terjangkau. "Untuk harga pisang sekarang ini masih cukup stabil, dimulai dari harga eceran itu sekitar Rp15.000 hingga Rp25.000 paling mahalnya per sisir," ujar Yardi saat ditemui di lapaknya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Ia juga menambahkan bahwa pasokan pisang asal Pulau Enggano saat ini terhenti karena terkendala transportasi laut. Kondisi tersebut memaksa para pedagang untuk lebih bergantung pada pasokan pisang curup yang dibeli dengan modal sekitar Rp3.000 per buah dari tingkat agen.
Seorang pembeli, Yan, turut membenarkan bahwa pergerakan harga komoditas pisang eceran di pasar tradisional tersebut relatif tidak mengalami gejolak. "Kalau pisang curup ini lebih unggul dari segi kualitas dan rasa, berbeda dengan pisang Enggano yang lebih banyak dicari orang untuk bahan gorengan," kata Yan.
| Baca juga: Harga Beras di Kota Bengkulu Stabil |
Kondisi harga yang ramah di kantong ini membuat masyarakat serta pelaku usaha kuliner skala kecil merasa lega. Bervariasinya pilihan harga per sisir memudahkan konsumen dalam menyesuaikan kebutuhan konsumsi harian maupun modal usaha olahan makanan.
Meskipun pasokan pisang Enggano masih terkendala pengiriman, ketersediaan stok pisang jenis lain terbukti mampu mengimbangi tingginya permintaan pasar harian. Pedagang optimistis pasokan buah akan kembali melimpah apabila jalur penyeberangan logistik ke Pulau Enggano sudah berjalan normal.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera mengatasi hambatan transportasi laut agar distribusi komoditas lokal kembali lancar. Keberlanjutan pasokan yang stabil diyakini sanggup menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang perekonomian pedagang di Kota Bengkulu. (Zaskia Anggun Junita)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....