Sidak Puskesmas, Wawali Bengkulu Tekankan Pelayanan Prima

  • 04 Agt 2026 07:40 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Bengkulu, di antaranya Puskesmas Kampung Bali dan Puskesmas Lingkar Barat. Sidak dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama berjalan optimal, ketersediaan obat-obatan mencukupi, serta masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, ramah, dan berkualitas.

Dalam kunjungannya, Ronny meninjau langsung ruang pelayanan, fasilitas kesehatan, hingga kesiapan tenaga medis. Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk menangani penyakit ringan dan non-darurat, sehingga tidak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit rujukan.

Selain meninjau fasilitas, Wakil Wali Kota juga memberikan perhatian khusus terhadap kualitas pelayanan dan kedisiplinan aparatur di lingkungan puskesmas. Seluruh ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diminta bekerja secara profesional, disiplin, serta mengedepankan keramahan kepada masyarakat.

Kepala Puskesmas Kampung Bali, dr. Een Endang Sari, mengatakan kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang evaluasi terhadap gedung baru dan sarana penunjang medis yang dimiliki puskesmas. "Beliau berkeliling melihat pelayanan, mengecek fasilitas, dan memastikan alat kesehatan tersedia, Puskesmas Kampung Bali memang menjadi salah satu puskesmas dengan fasilitas yang sudah cukup lengkap," ujar Een, Selasa 4 Agustus 2026.

Dalam sidak tersebut, Ronny juga menyoroti masih banyak masyarakat yang langsung mendatangi rumah sakit meski mengalami penyakit yang sebenarnya dapat ditangani di Puskesmas sesuai sistem rujukan berjenjang BPJS Kesehatan. Menurut dr. Een, salah satu penyebab meningkatnya antrean di rumah sakit adalah anggapan masyarakat bahwa seluruh penyakit harus ditangani dokter spesialis.

Ia menambahkan, Puskesmas Kampung Bali tetap memberikan pelayanan kegawatdaruratan selama 24 jam melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan tenaga kesehatan yang selalu bersiaga. Meski tidak memiliki layanan rawat inap karena lokasinya berdekatan dengan rumah sakit rujukan, berbagai kasus ringan hingga persalinan normal masih dapat ditangani.

"IGD kami buka 24 jam dengan tenaga medis yang selalu standby. Untuk penyakit ringan sampai persalinan normal masih bisa kami tangani. Namun apabila terjadi kondisi gawat darurat seperti serangan jantung atau kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan, pasien akan langsung dirujuk ke rumah sakit," katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Lingkar Barat, Yessy Sulastri, mengatakan sidak Wakil Wali Kota juga difokuskan pada kesiapan pelayanan, ketersediaan obat-obatan, serta sikap petugas dalam melayani masyarakat. "Terkait kunjungan Pak Wawali hari ini mengenai pelayanan dan ketersediaan obat-obatan di Puskesmas, Alhamdulillah seluruh masyarakat dapat terlayani dengan baik dan pasokan obat-obatan dalam kondisi aman," ujar Yessy.

Melalui sidak tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu ingin memastikan seluruh Puskesmas mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, didukung tenaga kesehatan yang disiplin, fasilitas yang memadai, dan stok obat yang aman. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan FKTP sekaligus mengoptimalkan sistem pelayanan kesehatan berjenjang, sehingga rumah sakit dapat lebih fokus menangani pasien dengan kondisi yang membutuhkan pelayanan spesialistik maupun kegawatdaruratan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....