Reses Legislator Kharisma Serap Aspirasi Warga, Soroti Jalan hingga SPMB

  • 02 Agt 2026 11:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Selebar dan Kampung Melayu, Kharisma Dwi Saputra, menerima berbagai aspirasi masyarakat mulai dari kerusakan infrastruktur, persoalan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), kesempatan kerja bagi warga lokal, hingga dugaan pencemaran lingkungan saat menggelar reses masa sidang II Tahun 2026.

Kegiatan reses berlangsung di kediaman Kharisma, Minggu 2 Agustus 2026 dan dihadiri warga dari Kecamatan Selebar serta Kampung Melayu.

Salah seorang warga Betungan, Suherman, mengeluhkan pelaksanaan SPMB yang dinilai belum berjalan optimal. Menurutnya, masih ada calon peserta didik yang ditempatkan jauh dari wilayah domisilinya karena Kartu Keluarga (KK) belum aktif selama dua tahun sehingga tidak memenuhi persyaratan jalur domisili.

Selain itu, warga juga meminta agar perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal. Mereka juga mengusulkan adanya program pemberdayaan masyarakat serta meminta pemerintah menindaklanjuti dugaan pencemaran air sumur yang diduga berasal dari aktivitas salah satu gudang.

Sementara itu, Lurah Pagar Dewa, Syahruddin, menyampaikan usulan perbaikan jalan di kawasan Sukarami, tepatnya di perbatasan Kelurahan Pagar Dewa dan Sukarami. Mengingat terdapat gorong-gorong tanpa pembatas pengaman yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Di sisi lain, Lurah Pagar Dewa, Syahruddin, mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi ruang bagi masyarakat dari enam kelurahan di Kecamatan Selebar, serta warga Kampung Melayu, untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang diharapkan dapat segera direalisasikan pemerintah.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kharisma Dwi Saputra menegaskan seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan DPRD Kota Bengkulu.

Ia mengakui masih ada sejumlah usulan masyarakat yang belum terealisasi akibat keterbatasan anggaran daerah. Meski demikian, ia meminta masyarakat tidak berhenti menyampaikan aspirasi karena akan terus diperjuangkan secara bertahap.

"Ada aspirasi yang sudah terealisasi dan ada yang belum karena keterbatasan anggaran. Namun masyarakat jangan bosan menyampaikan usulan, karena itu merupakan tugas kami sebagai wakil rakyat untuk terus memperjuangkannya," ujar Kharisma.

Terkait usulan perbaikan jalan dan pembatas gorong-gorong, Kharisma memastikan akan melakukan pengecekan lapangan sebelum mengusulkan perbaikannya kepada pemerintah daerah.

Mengenai persoalan SPMB, politisi Golkar ini menilai masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaannya. Meski solusi telah dibahas, menurutnya implementasi tetap harus menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara aspirasi mengenai kesempatan kerja bagi warga lokal akan diperjuangkan melalui komisi terkait di DPRD.

"Adapun dugaan pencemaran air sumur akan diteruskan kepada Komisi II DPRD Kota Bengkulu untuk ditindaklanjuti melalui inspeksi mendadak (sidak)," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....