Program Cetak Sawah di Pulau Enggano, Dukung Swasembada Pangan Nasional

  • 01 Agt 2026 10:43 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Program cetak sawah di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, terus dipercepat sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan perluasan areal tanam melalui pembukaan lahan sawah baru agar mampu meningkatkan produksi beras dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Perkembangan program tersebut disampaikan Penanggung Jawab Swasembada Provinsi Bengkulu, Andi Muhammad Idil Fitri, dalam Rapat Koordinasi Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PS-AAS) Provinsi Bengkulu yang diselenggarakan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu di Balai Raya Semarak. Menurutnya, pemerintah pusat terus memantau progres pelaksanaan program cetak sawah di Pulau Enggano.

Andi mengungkapkan bahwa tenaga ahli Menteri Pertanian telah melakukan peninjauan langsung ke Pulau Enggano untuk melihat perkembangan program tersebut. "Nah yang di Enggano kemarin bapak tenaga ahli Menteri Pertanian hadir di sana, melihat seperti apa progres cetak sawah," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 617 hektare lahan yang masih dalam proses cetak sawah. "Di sana ada 617 hektar sementara berproses, namun di sana cetak sawah yang sudah itu ada di Malakoni, Banjarsari, ada juga di Kahyapu," kata Andi, 30 Juli 2026.

Meski demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait akses menuju lokasi cetak sawah di Desa Kahyapu. Andi mengatakan kondisi jalan menuju titik lokasi tersebut belum dapat dilalui sehingga menjadi kendala dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

"Nah di Kahyapu ini, akses dari Enggano ke pos atau titik di Kahyapu itu jalannya tidak bisa dilewati," ucapnya. Menurutnya, perbaikan akses jalan menjadi salah satu kebutuhan mendesak agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Bengkulu maupun Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dapat memberikan dukungan melalui pembangunan infrastruktur menuju lokasi cetak sawah. "Kami berharap mungkin ada stimulan atau intervensi dari Pemerintah Provinsi Bengkulu atau paling tidak Kabupaten Bengkulu Utara supaya turun ke sana," kata Andi mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....