Pengusulan Lahan Program PM-AAS di Bengkulu Baru Capai 48 Persen
- 31 Jul 2026 16:25 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong percepatan pengusulan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) dalam Program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS). Hingga saat ini, luas lahan yang telah diusulkan baru mencapai 3.970 hektare atau sekitar 48 persen dari total alokasi pemerintah pusat sebesar 8.214 hektare.
Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Program PM-AAS yang digelar di Balai Raya Semarak Bengkulu, Kamis pagi. Pemerintah daerah menilai percepatan pengusulan CPCL menjadi langkah penting agar seluruh kuota lahan yang diberikan pemerintah pusat dapat dimanfaatkan secara optimal.
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, mengatakan seluruh penyuluh pertanian di kabupaten dan kota akan didorong untuk lebih aktif mendampingi petani dalam menyusun dan mengajukan CPCL. Pendampingan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemenuhan target luas lahan sekaligus memastikan petani dapat mengikuti program sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Menurut Mian, Program PM-AAS merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pertanian yang berfokus pada penerapan sistem pertanian modern melalui pemanfaatan teknologi dan mekanisasi. Karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pelaksanaannya berjalan optimal dan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Sementara itu, Kepala Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu, Shannora Yuliasari, menegaskan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan seluruh program prioritas Kementerian Pertanian di Bengkulu. Pendampingan tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi petani.
Shannora menjelaskan, melalui Program PM-AAS, produktivitas padi ditargetkan meningkat hingga minimal 10 ton per hektare. Kesempatan pengusulan CPCL juga masih terbuka bagi seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu hingga memenuhi total alokasi lahan seluas 8.214 hektare.
Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan bagi petani. Bantuan itu meliputi benih padi sebanyak 70 kilogram per hektare, pestisida, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) yang akan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....