Destita Sebut Kehadiran Sekolah Rakyat di Kaur Wujud Nyata Pemerataan Pendidikan
- 30 Jul 2026 13:14 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Kaur – Anggota DPD RI/MPR RI, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat 14 Terintegrasi Kabupaten Kaur, Kamis 30 Juli 2026. Kehadiran Destita menjadi bentuk dukungan terhadap program pendidikan yang memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak Indonesia mendapatkan layanan pendidikan berkualitas.
Apoteker Destita menyampaikan apresiasi atas hadirnya Sekolah Rakyat yang merupakan program pemerintah pusat. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pemerataan pendidikan sekaligus memperkuat implementasi cita-cita pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
“Saya sebagai anggota DPD RI sangat mengapresiasi, terutama kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden yang telah menghadirkan Sekolah Rakyat ini di Kabupaten Kaur. Ini merupakan salah satu bentuk nyata implementasi cita-cita undang-undang dalam memberikan pendidikan bagi anak-anak bangsa,” ujar Destita.
Anggota Komite III itu juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kaur yang telah mendukung kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi. Ia menilai program tersebut menjadi peluang besar bagi masyarakat Kaur dan keluarga Indonesia untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang lebih baik dengan konsep pembelajaran yang terintegrasi.
Menurut Destita, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pembelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemandirian siswa melalui sistem pendidikan berasrama. Ia berharap keberadaan sekolah tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi muda di Kabupaten Kaur.
Kegiatan Open House tersebut turut dihadiri perwakilan Gubernur Bengkulu, bersama Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Nasrul Rahman, S.Hut., M.Si., yang mendampingi seluruh rangkaian acara. Perwakilan Kementerian Sosial RI, Tommy Haryanto, juga hadir memberikan pesan kepada para siswa agar terus semangat mengejar cita-cita.
Ia mengingatkan agar seluruh siswa belajar dengan tekun, menaati aturan sekolah, menghormati guru, teman, serta seluruh warga sekolah. Selain kepada siswa, Kemensos juga menyampaikan pesan kepada para guru agar menjalankan peran sebagai pendidik dengan penuh tanggung jawab.
Sementara itu Wabup Abdul Hamid mengatakan dengan hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Kaur, pemerintah berharap semakin banyak anak-anak daerah memperoleh akses pendidikan berkualitas. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Sekolah Rakyat 14 Terintegrasi Kabupaten Kaur saat ini memiliki sebanyak 259 siswa yang terdiri dari jenjang SD sebanyak 19 siswa, SMP sebanyak 150 siswa, dan SMA sebanyak 90 siswa. Para siswa mulai memasuki asrama dan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak 27 Juli 2026 selama 10 hari sebagai proses adaptasi terhadap sistem pendidikan berasrama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....