Dinkes Mukomuko Ajak Masyarakat Rutin ke Posyandu demi Cegah Stunting

  • 28 Jul 2026 17:43 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Mukomuko – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memegang peranan krusial sebagai garda terdepan dalam memantau tumbuh kembang anak, memberikan edukasi gizi, serta menyalurkan bantuan makanan tambahan. Melalui berbagai program terintegrasi tersebut, fasilitas kesehatan di tingkat desa ini menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan kesehatan anak sejak dini.

Melihat pentingnya fungsi tersebut, Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Kesehatan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk rutin mendatangi Posyandu di wilayah masing-masing. Langkah kolektif ini diharapkan mampu menekan angka tengkes (stunting) sekaligus mengoptimalkan kualitas kesehatan generasi penerus di Kabupaten Mukomuko.

Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Jajad Sudrajat, S.K.M., menegaskan kehadiran masyarakat di Posyandu sangat vital untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan balita. Pihaknya mewajibkan kunjungan berkala agar setiap perkembangan fisik anak dapat terpantau secara konsisten oleh para petugas medis dan kader setempat.

Dengan rutin berkunjung setiap bulan, para orang tua dapat mengukur berat serta tinggi badan anak secara akurat guna memastikan grafiknya tetap ideal. Selain pemantauan fisik, balita juga akan mendapatkan cakupan imunisasi dasar secara lengkap, suplai vitamin A, hingga layanan kesehatan darurat yang dibutuhkan.

Fasilitas Posyandu juga memfasilitasi sesi konsultasi mendalam bagi para ibu mengenai pemenuhan gizi seimbang dan pentingnya asupan protein hewani untuk tumbuh kembang anak. Interaksi ini memungkinkan petugas untuk mendeteksi indikasi gizi buruk lebih awal sehingga penanganan medis atau pendelegasian rujukan ke Puskesmas dapat dilakukan secara cepat.

Lebih lanjut, kader Posyandu secara konsisten membagikan Makanan Tambahan (PMT) kaya nutrisi guna menunjang kebutuhan gizi harian balita yang rentan. Skema pendampingan intensif ini dirancang agar setiap anak yang terindikasi mengalami keterlambatan pertumbuhan bisa langsung mendapatkan intervensi terukur.

Jajad menekankan kebiasaan membawa anak ke Posyandu merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing tinggi. Beliau mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melewatkan jadwal bulanan Posyandu seraya menggemakan ajakan, "Posyandu aktif, anak sehat, generasi hebat."

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....