Bansos Tahap Ketiga di Bengkulu Utara Mulai Disalurkan Secara Bertahap
- 27 Jul 2026 07:52 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Pemerintah Pusat mulai menyalurkan bantuan sosial tahap ketiga untuk periode Juli hingga september 2026 secara bertahap ke seluruh daerah. Penyaluran dilakukan berdasarkan data terbaru yang telah diverifikasi melalui aplikasi sistem informasi kesejahteraan sosial next generation atau SIKS-NG.
Di Kabupaten Bengkulu Utara, Dinas Sosial mencatat sebanyak 25.242 keluarga penerima manfaat atau KPM masuk dalam daftar penerima program bantuan pangan non tunai atau BPNT pada tahap ketiga. Jumlah tersebut menjadi acuan dalam proses penyaluran yang dilakukan secara bertahap.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara Affrianto mengatakan penyaluran bantuan tidak dilakukan secara serentak. Maka dari itu, masyarakat yang belum menerima dana bantuan diminta untuk tetap bersabar sambil menunggu proses pencairan sesuai jadwal dari Pemerintah Pusat.
"Penyaluran bantuan tahap ketiga untuk periode bulan Juli sampai Bulan September dilakukan secara bertahap ya. Jadi penyalurnanya tidak serentak, jadwal pencairannya sesulit dengan apa yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat," ujar Affrianto kepada RRI Jumat 24 Juli 2026.
Dinas Sosial juga terus melakukan pemantauan secara berkala melalui aplikasi SIKS-NG. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai data yang telah ditetapkan.
Sementara itu, untuk program keluarga harapan atau PKH, hingga saat ini jumlah penerima manfaat tahap ketiga masih belum muncul dalam aplikasi SIKS-NG. Kondisi ini terjadi karena Pemerintah Pusat masih melakukan pembaruan dan penyesuaian data penerima.
Dinas Sosial Bengkulu Utara memastikan akan terus memantau perkembangan data tersebut. Apabila terdapat perubahan atau penambahan penerima manfaat, informasi akan segera disampaikan kepada masyarakat.
"Penyalurannya kita pantau terus ya aplikasi SIKS-NG. Tapi untuk penerima PKH memang belum muncul karena Penerintah Pusat masih melakukan penyesuaian data, kalau ada perubahan akan kami beri kabar segera," ucapnya.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Serta diminta untuk menunggu pengumuman resmi dari Dinas Sosial atau pihak penyalur bantuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....