Harga Kacang kedelai Sedikit Alami Penurunan

  • 24 Jul 2026 11:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Setelah mengalami kenaikan harga secara bertahap sejak awal tahun 2026. Kini harga kacang kedelai impor di Kabupaten Bengkulu Utara akhirnya mulai berangsur turun.

Jika pada Bulan Januari harga kacang kedelai masih berkisar Rp9.900 per kilogram. Kemudian pada akhir balulan Juni sempat menyentuh harga Rp11.200 per kilogram.

Namun dalam dua pekan terakhir, harga kacang kedelai impor berangsur turun dari Rp11.100 menjadi Rp10.700 per kilogram. Penurunan ini mulai memberikan ruang bagi produsen tahu dan temps untuk menekan biaya produksi yang sebelumnya terus meningkat pesat.

Salah seorang pemilik usaha tahu dan tempe di Kecamatan Arga Makmur Santoso mengatakan meski harga kacang kedai sudah turun, namun harga tersebut dinilai masih tinggi. Maka dari itu ia dan pelaku usaha tahu tempe lainnya, masih sangat berharap tren penurunan dapat terus berlanjut.

"Iya sekarang kami beli kacang kedelai harganya Rp10.700 per kilogram. Tapi kami amaih berharap bisa turun lagi dari itu, karena kalau masih diharga segini masih pas-pasan untuk kami," ujar Santoso keoada RRI Jumat 24 Juli 2026.

Bagi pelaku usaha tahu dan tempe, stabilitas harga kedelai menjadi faktor penting untuk menjaga kelangsungan usaha. Ketika harga bahan baku melonjak, keuntungan mengalami penurunan dan produksi tahu tempe seringkali harus disesuaikan.

Sementara harga jual tahu dan tempe tidak bisa dinaikkan. Karenadi khawatirkan daya beli masyarakat akan menjadi berkurang bahkan bisa kehilangan pelanggan.

Para pelaku usaha tahu dan tempe berharap, harga kacang kedelai impor terus melandai dan kembali ke kisaran harga awal tahun. Dengan demikian, usaha tahu dan tempe dapat berjalan lebih stabil tanpa harus membebani konsumen dengan kenaikan harga produk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....