Kemendukbangga/BKKBN Pelopori PIK-R Perdana di Sekolah Rakyat

  • 23 Jul 2026 17:03 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menginisiasi pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) pertama di lingkungan Sekolah Rakyat di Indonesia. Program ini dimulai di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu sebagai upaya memperkuat pembinaan karakter dan ketahanan remaja.

Inisiasi tersebut disampaikan Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, S.E., M.T., saat kunjungan kerja ke Bengkulu. PIK-R akan menjadi bagian dari penguatan program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dikelola Kementerian Sosial.

Pembentukan PIK-R diawali melalui diskusi bersama di UPT Sentra "Dharma Guna" Kementerian Sosial Bengkulu. Pertemuan itu melibatkan Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, UPT Sentra "Dharma Guna", Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, serta Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda, dan Kepala UPT Sentra "Dharma Guna", Hari Setiadi, mendukung integrasi program tersebut. Keduanya menilai pendampingan sosial dan perlindungan bagi siswa menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu, Yuliarma Yenni, menjelaskan kondisi psikologis siswa berpengaruh terhadap keberhasilan belajar. Karena itu, PIK-R diharapkan menjadi wadah pendampingan sebaya yang mendukung kesehatan mental peserta didik.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja 4 Bidang Penggerakan Masyarakat dan Pengelola Lini Lapangan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Edi Sofyan, menyusun skema teknis pembentukan PIK-R. Program tersebut dirancang agar dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.

PIK-R akan dikembangkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang mengedepankan pendekatan teman sebaya. Program ini mencakup pendidik sebaya, konseling sebaya, serta pengembangan keterampilan hidup atau life skills.

Melalui pendidik sebaya, siswa akan dibekali pengetahuan mengenai kesehatan, gizi, kesehatan mental, dan perencanaan masa depan. Konseling sebaya juga disiapkan sebagai ruang aman bagi remaja untuk berbagi persoalan dengan teman yang telah mendapat pelatihan.

Selain itu, PIK-R akan membantu siswa mengembangkan kemampuan berkomunikasi, mengelola emosi, dan membangun karakter. Program ini diharapkan menjadi bekal penting sebelum remaja memasuki kehidupan bermasyarakat dan berkeluarga.

Deputi KSPK Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, mengatakan siswa Sekolah Rakyat membutuhkan dukungan emosional selain pendidikan formal. Menurutnya, kehadiran PIK-R menjadi ruang agar remaja tidak merasa sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Ia berharap pembentukan PIK-R di Sekolah Rakyat Bengkulu menjadi model yang dapat diterapkan di berbagai daerah. Langkah ini diharapkan mendukung lahirnya Generasi Berencana (GenRe) yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....