Petani Kelapa Sawit Swadaya Didorong  Tingkatkan Kualitas Buah

  • 23 Jul 2026 10:53 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini sedang menyiapkan perubahan dalam mekanisme penetapan harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit. Jika selama ini harga resmi hanya berlaku bagi petani mitra saja.

Namun ke depannya petenapan harga akan disusun dengan dua skema. Sehingga petenapan harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit berlaku bagi petani mitra dan petani swadaya.

Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, Safarudin mentakan kebijakan ini diharapkan menjadi acuan baru bagi petani mandiri. Sekaligus memperkuat harja jual di tingkat petani khusunya petani swadaya.

"Iya sekarang Pemerintah Provinsi Bengkulu sedang melakukan perubahan mekanisme penetapan harga TBS kelapa sawit. Semoga nanti ini bisa cepat terealisasi," ujar Safarudin kepada RRI Rabu 22 Juli 2026.

Berdasarkan penetapan periode 18 Juli 2026, harga Tandan Buah Segar Kelapa sawit tingkat pabrik Rp3.241. Namun kenyataan dilapangan pabrik hanya membeli Kelapa sawit petani berkisar Rp2.650 hingga Rp2.920 per kilogram.

Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mulai mengambil langkah, melalui koordinasi dengan perusahaan kelapa sawit. Dari hasil kordinasi tersebut pihak pabrik menyebut bahwa kualitas buah kepala sawit yang menajdi harga jual tingkat pabrik masih belum bisa sama dengan harga yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Pemerintah menilai, masih kerap ditemukan buah mentah dan buah dengan kualitas rendah yang masuk ke pabrik melalui sejumlah RAMP pengumpul. Maka dari itu RAMP dan pemegang DO diharapkan untuk tidak lagi mengambil kelapa sawit petani yang belum matang sempurna.

"Memang kita masih banyak temukan petani yang memanen buah Kelapa sawit yang belum matang sempurna. Makanya kita terus mendorong petani memanen buah sesuai standar kematangan dan juga kita rekatkan kepada pengepul untuk tidak embgamb buah yang belum matang," katanya.

Dengan memanen buah kelala sawit dengan kualitas baik petani tidak hanya mendapatkan buah yang premium. Namun juga akan mendapatkan harga jual yang tinggi, yang secara otomatis akan meningkatkan kesejahteran petani sawit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....