Dikbud Bengkulu Pastikan MPLS 2026 Berlangsung Ramah dan Humanis

  • 10 Jul 2026 11:31 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 akan mengedepankan prinsip ramah dan humanis. Kegiatan MPLS dijadwalkan mulai berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, di seluruh SMA dan SMK di Provinsi Bengkulu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan pembukaan MPLS akan dilaksanakan serentak di masing-masing sekolah. Pada hari pertama, para peserta didik baru akan diperkenalkan dengan lingkungan sekolah serta berbagai fasilitas yang akan digunakan selama proses pembelajaran.

Menurut Zulhendri, pelaksanaan MPLS tahun ini tidak lagi memperbolehkan penggunaan atribut maupun perlengkapan yang dinilai tidak mendidik atau tidak manusiawi. Seluruh kegiatan harus berorientasi pada pembentukan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, serta menciptakan suasana yang nyaman bagi peserta didik baru.

Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik baru masih diperbolehkan mengenakan seragam asal sekolah jenjang SMP. Selain itu, berbagai materi pengenalan sekolah dan kegiatan pembinaan akan diberikan oleh para guru mulai 14 hingga 18 Juli 2026.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu juga akan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian MPLS berjalan sesuai ketentuan serta bebas dari praktik perpeloncoan maupun tindakan yang merugikan peserta didik.

Untuk SMA dan SMK negeri, pelaksanaan MPLS dimulai sesuai jadwal pada 13 Juli 2026. Sementara itu, sekolah swasta diperbolehkan melakukan penyesuaian persiapan awal, seperti kegiatan kebersihan lingkungan sekolah, namun tetap mengacu pada jadwal dan pedoman yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap pelaksanaan MPLS tahun ini mampu menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi peserta didik baru. Melalui konsep MPLS yang ramah, sekolah diharapkan menjadi lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung proses adaptasi siswa sejak hari pertama memasuki dunia pendidikan menengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....