IAIN Curup Matangkan Kode Etik untuk Wujudkan Kampus Berintegritas
- 09 Jul 2026 21:34 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Rejanglebong - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup terus mematangkan penyusunan kode etik bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sebagai upaya membangun budaya akademik yang berintegritas, profesional, dan beretika. Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Progres Penyusunan Kode Etik yang digelar di Ruang Rapat Rektorat IAIN Curup, Selasa, 7 Juli 2026.
Dikutip dari laman iaincurup.ac.id pada Kamis, 9 Juli 2026, rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Eka Apriani, M.Pd., Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Sagiman, M.Kom., Tim Kepegawaian, serta perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). Sejumlah poin penting dibahas, mulai dari etika bermedia sosial, etika dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, hingga mekanisme pelaporan dugaan pelecehan seksual melalui Satgas Kode Etik Kampus.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Eka Apriani, M.Pd., menekankan pentingnya literasi digital di lingkungan perguruan tinggi. "Dalam bermedia sosial, sivitas akademika harus mampu memfilter informasi dengan baik, membedakan berita yang benar dan yang tidak benar," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penerapan kode etik harus menjadi bagian dari proses akademik, termasuk dalam pelaksanaan bimbingan skripsi. Menurutnya, seluruh dosen harus menjalankan tugas sesuai dengan kode etik yang telah ditetapkan agar profesionalisme dan integritas akademik tetap terjaga.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., menegaskan bahwa etika profesi harus diterapkan baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus. "Dosen dan tenaga kependidikan harus senantiasa menjaga perilaku dan etika yang baik, baik saat menjalankan tugas di kampus maupun ketika berada di tengah masyarakat," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Sagiman, M.Kom., menilai keberadaan Satgas Kode Etik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman. "Keberadaan Satgas Kode Etik sangat penting untuk memastikan lingkungan kampus tetap aman, nyaman, dan kondusif," tegasnya.
Melalui penyusunan kode etik tersebut, IAIN Curup berharap tercipta pedoman yang komprehensif bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam menjalankan aktivitas akademik. Kode etik tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, penghormatan terhadap sesama, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....