Kapolresta Bengkulu Tinjau Dua Jembatan Putus di Betungan
- 09 Jul 2026 14:19 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H., turun langsung meninjau dua jembatan yang putus di Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kamis 9 Juli 2026. Peninjauan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur yang berdampak pada aktivitas masyarakat sekaligus memastikan langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Dalam kegiatan yang dimulai pukul 10.45 WIB tersebut, Kapolresta didampingi Kapolsek Selebar AKP Bayu Heri P., S.H., M.H., Lurah Betungan, serta sejumlah personel Polsek Selebar. Dua lokasi yang menjadi fokus peninjauan adalah Jembatan Sungai Air Trap di Perumahan Betungan Asri RT 10 dan Jembatan Soeprapto Dalam yang berada di sekitar SMP IT Al Hasanah.
| Baca juga: Pemberantasan Narkoba Tidak Tebang Pilih |
Kondisi putusnya jembatan di dua titik tersebut dinilai cukup berdampak terhadap mobilitas warga. Selain menghambat akses masyarakat, kerusakan jembatan juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan yang masih beraktivitas di sekitar lokasi.
Saat berada di lapangan, Kapolresta meninjau secara langsung tingkat kerusakan jembatan dan berdialog dengan pihak terkait untuk memperoleh informasi mengenai kondisi terkini. Data dan informasi yang dihimpun nantinya akan menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis agar penanganan dapat segera dilakukan.
| Baca juga: Polresta Bengkulu Musnahkan 25,25 Gram Sabu |
Kombes Pol. Rahmad Hidayat menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Menurutnya, penanganan infrastruktur yang rusak membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar dampak yang dirasakan masyarakat tidak semakin meluas.
"Kami hadir untuk memastikan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penanganan jembatan yang putus dapat segera dilakukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas dan mematuhi rambu maupun jalur alternatif yang telah disiapkan demi keselamatan bersama," ujar Rahmad.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak memaksakan melintasi area yang berbahaya dan selalu mengikuti arahan petugas demi menghindari terjadinya kecelakaan. Penggunaan jalur alternatif dinilai menjadi langkah terbaik sementara waktu hingga perbaikan dapat dilakukan.
Keberadaan jembatan yang rusak tersebut menjadi perhatian karena merupakan akses yang digunakan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk menuju kawasan permukiman, sekolah, dan sejumlah fasilitas umum lainnya. Melalui peninjauan ini, Polresta Bengkulu berharap proses koordinasi dengan instansi terkait dapat berjalan lebih cepat sehingga penanganan dan perbaikan jembatan segera terealisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....