Mahasiswa KKN UNIB Edukasi Warga Tanjung Agung Olah Sampah Jadi Eco Paving Blok

  • 08 Jul 2026 18:58 WIB
  •  Bengkulu
Poin Utama
  • KKN Mahasiswa
  • Edukasi
  • UNIB

RRI.CO.ID, Kaur - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bengkulu Kelompok 216 menggelar pelatihan pembuatan eco paving blok sebagai upaya pengelolaan sampah plastik di Balai Posyandu Desa Tanjung Agung, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai jenis-jenis sampah plastik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku eco paving blok, manfaat pengolahan sampah, serta tahapan pembuatannya. Setelah sesi materi, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan eco paving blok agar memahami proses pengolahan sampah plastik menjadi produk yang dapat dimanfaatkan.

Ketua Kelompok KKN 216 sekaligus pemateri, Antoni Muslik (21), mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universias Bengkulu, mengatakan pelatihan tersebut berangkat dari kondisi lingkungan yang masih didominasi oleh sampah, terutama sampah plastik yang sebenarnya dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang.

“Permasalahan lingkungan saat ini masih didominasi oleh sampah. Sampah plastik seperti HDPE 2 dan PP 5 dapat didaur ulang menjadi produk, salah satunya eco paving blok. Harapan kami, ketika pengetahuan ini diterapkan oleh masyarakat, hasilnya dapat menjadi produk yang memiliki nilai jual dan membantu meningkatkan perekonomian warga desa,” ujarnya.

Selain memperoleh penjelasan materi, masyarakat juga terlibat langsung dalam proses praktik pembuatan eco paving blok. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada warga sehingga mereka mampu menerapkan teknik yang telah dipelajari secara mandiri.

Salah seorang peserta pelatihan, Bindang (24), yang juga merupakan Ketua Bujang Desa Tanjung Agung, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

“Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama karang taruna serta pemuda dan pemudi Desa Tanjung Agung,” katanya.

Ia juga berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata. Apalagi akan ada tindak lanjut dalam pengelolaan sampah menjadi eco paving blok di desa serta keterlibatan pemuda untuk melanjutkan program yang telah diperkenalkan oleh mahasiswa KKN Universitas Bengkulu.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN Universitas Bengkulu Kelompok 216 berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah plastik serta mampu mengembangkan eco paving blok sebagai salah satu alternatif pengurangan limbah sekaligus peluang usaha yang bernilai ekonomi.

Penulis : Yunti Anita (Mahasiswi KKN Kelompok 216 Universitas Bengkulu Program Studi jurnalistik Fisip)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....