Pemprov Bengkulu Lepas 21 Lulusan SMK Bekerja ke Jepang

  • 06 Jul 2026 12:53 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu secara resmi melepas 21 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk bekerja di Jepang pada Senin pagi. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membuka peluang kerja bagi generasi muda sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bengkulu.

Sebanyak 21 lulusan tersebut merupakan bagian dari total 86 peserta yang diproyeksikan berangkat ke Jepang sepanjang tahun 2026. Keberangkatan tahap pertama dilaksanakan pada bulan Juli, sedangkan peserta lainnya dijadwalkan berangkat pada November mendatang.

Para lulusan berasal dari enam sekolah, yakni SMK Negeri 5 Kota Bengkulu, SMK Negeri 1 Rejang Lebong, SMK Negeri 4 Rejang Lebong, SMK Negeri 3 Kepahiang, SMK Negeri 5 Bengkulu Utara, dan SMK Negeri 3 Bengkulu Selatan. Mereka telah mengikuti proses seleksi serta pembekalan sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Penjadwalan keberangkatan dilakukan berdasarkan kesiapan masing-masing peserta. Kemampuan berbahasa Jepang dan kelengkapan administrasi menjadi syarat utama sebelum para lulusan dapat diberangkatkan.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memastikan seluruh peserta yang berangkat memiliki status resmi dan legal. Selain itu, para pekerja juga akan memperoleh perlindungan selama menjalani masa kerja di Jepang.

Herwan Antoni juga berpesan agar para lulusan bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga nama baik diri sendiri maupun Provinsi Bengkulu. Ia berharap pengalaman bekerja di luar negeri dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing generasi muda daerah.

Salah seorang peserta, Aziz Zulhakim, lulusan SMK Negeri 1 Rejang Lebong, mengaku termotivasi bekerja di Jepang untuk menambah pengalaman sekaligus membantu perekonomian keluarga. Menurutnya, kesempatan memperoleh pengalaman kerja internasional serta penghasilan sekitar Rp20 juta per bulan menjadi daya tarik utama mengikuti program tersebut.

Para lulusan nantinya akan bekerja di jaringan supermarket Medaikokuten, salah satu jaringan supermarket besar di Jepang. Mereka akan menjalani kontrak kerja selama lima tahun sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....