Sarasehan Sastra Dorong Peningkatan Literasi dan Pelestarian Budaya Lokal
- 03 Jul 2026 11:21 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Sanggar Serunting Sakti Kabupaten Kaur menggelar sarasehan sastra di Taman Budaya Kota Bengkulu pada Kamis, 2 Juli 2026, sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat terhadap karya sastra kontemporer. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus wadah untuk memperkuat apresiasi masyarakat terhadap sastra dan budaya lokal.
Sarasehan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Kaur, budayawan, akademisi, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Kehadiran para peserta diharapkan mampu memperkaya perspektif dalam membahas perkembangan sastra di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Ketua Pelaksana Sarasehan, Lekat S. Amrin, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi masyarakat terhadap karya sastra. Menurutnya, minat terhadap literasi sastra mulai mengalami penurunan seiring pesatnya perkembangan media sosial yang mengubah kebiasaan masyarakat dalam memperoleh informasi.
Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diajak memahami dan mengapresiasi karya sastra, tetapi juga dibekali pengetahuan mengenai teknik menulis yang baik dan benar. Dengan demikian, sarasehan diharapkan mampu mendorong lahirnya penulis-penulis baru yang mampu menghasilkan karya berkualitas.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari Kepala Balai Bahasa, budayawan, hingga dosen perguruan tinggi. Para narasumber berbagi pengalaman, wawasan, serta pandangan mengenai pentingnya sastra sebagai bagian dari identitas budaya dan media pendidikan karakter.
Selain sarasehan, panitia juga menggelar bedah buku serta diskusi mengenai peran sanggar dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan buku berjudul Festival Ritual Kematian karya Lekat S. Amrin yang memuat 15 cerita pendek bertema Festival Tabut di Bengkulu, terinspirasi dari kisah wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Sanggar Serunting Sakti berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi sastra semakin meningkat. Selain melahirkan karya-karya berkualitas, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya lokal Bengkulu di tengah arus modernisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....