Sosialisasi Wakaf Uang, Kemenag Targetkan Pemulihan Ekonomi Umat
- 01 Jul 2026 10:42 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Waryono Abdul Gofur, menghadiri rapat sosialisasi wakaf uang bersama berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Bengkulu pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Direktur Utama PT BPRS Fadhilah Kota Bengkulu, Ketua BWI, serta unsur perbankan syariah dan akademisi.
Melansir dari laman Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Prof. Waryono Abdul Gofur menjelaskan bahwa pemahaman masyarakat Bengkulu terhadap konsep wakaf uang saat ini masih relatif rendah. Selama ini masyarakat cenderung lebih mengenal wakaf dalam bentuk aset tidak bergerak seperti tanah, bangunan, atau fasilitas umum saja.
Padahal, wakaf dalam bentuk uang memiliki potensi yang sangat besar jika dikembangkan sebagai instrumen baru pemberdayaan ekonomi umat. Manfaat dari pengelolaan dana tersebut dipastikan dapat dirasakan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih luas.
Menurutnya, gerakan sosialisasi wakaf uang harus mulai dilakukan secara lebih masif dan menyasar seluruh lapisan masyarakat. Langkah edukasi ini penting agar publik memahami bahwa uang yang dikelola secara produktif dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan umat, termasuk para penerima zakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama dalam pengembangan program ini adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola. Padahal, potensi wakaf uang di Indonesia diprediksi sangat besar apabila dikelola secara profesional, transparan, serta akuntabel.
Selain faktor kepercayaan, kendala lain yang dihadapi adalah masih kurangnya kompetensi sumber daya manusia dalam manajemen pengelolaan wakaf modern. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas para pengurus menjadi salah satu langkah krusial untuk memperkuat tata kelola lembaga yang terpercaya.
Dalam rapat tersebut, seluruh pihak akhirnya menyepakati pentingnya membangun kolaborasi kuat antara Kemenag, BWI, perbankan, dan civitas akademika perguruan tinggi. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperluas literasi masyarakat sehingga gerakan wakaf uang dapat berkembang nyata di Provinsi Bengkulu.
Merespons hal itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin Latief, S.Ag., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap program nasional ini. Ia berharap melalui kerja sama seluruh pihak, masyarakat semakin memahami pentingnya wakaf uang sebagai instrumen ibadah sekaligus penggerak ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....