Sentra Dharma Guna Laksanakan Pengukuran Kaki Palsu bagi Penerima
- 30 Jun 2026 15:31 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kementerian Sosial RI melalui Sentra Dharma Guna kembali memberikan layanan rehabilitasi sosial kepada masyarakat melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi). Kali ini, Sentra Dharma Guna melaksanakan pengukuran kaki palsu bagi penerima manfaat asal Kabupaten Bengkulu Utara di Aula Sentra Dharma Guna, Selasa 30 Juni 2026.
Sebanyak lima orang penerima manfaat masuk dalam usulan bantuan kaki palsu. Mereka merupakan penyandang disabilitas fisik yang membutuhkan alat bantu untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian serta kualitas hidup penerima manfaat. Dengan bantuan kaki palsu, para penerima diharapkan dapat kembali beraktivitas secara lebih optimal dan produktif di tengah masyarakat.
Proses pengukuran dilakukan oleh tenaga profesional ortotik prostetik yang didatangkan dari Sentra Budi Perkasa Palembang. Pengukuran dilakukan sesuai standar layanan alat bantu agar kaki palsu yang diberikan nantinya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sub Bagian Tata Usaha Sentra Dharma Guna, Septian Darma Putra Siagian, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Agus Sudrajat, Camat Kerkap, Ramdani, serta unsur pemerintah desa dan pendamping sosial Kabupaten Bengkulu Utara.
Kepala Sentra Dharma Guna, Hari Setiadi, mengatakan bantuan kaki palsu bukan sekadar pemberian alat bantu, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang membutuhkan layanan rehabilitasi sosial. Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan semangat, kepercayaan diri, dan kemandirian para penerima manfaat.
Melalui program Atensi, Kementerian Sosial RI terus berupaya memperluas jangkauan layanan bagi penyandang disabilitas. Program ini diharapkan mampu memberikan kesempatan yang lebih besar bagi penerima manfaat untuk meningkatkan taraf hidup dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....