DPRD Provinsi Bengkulu Dorong Revisi RTRW Demi Kawasan Industri Pulau Baai

  • 30 Jun 2026 13:38 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu Tengku Zulkarnain mendorong percepatan revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bengkulu agar pengembangan Kawasan Industri (KI) Pulau Baai segera terealisasi.

Menurutnya disela-sela sidak ke Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu bersama Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Suharto dan Darmawansyah, regulasi tersebut menjadi salah satu hambatan utama masuknya investasi ke Bengkulu.

"DPRD Provinsi telah menjalin komunikasi dengan DPRD Kota Bengkulu untuk mempercepat pembahasan revisi Perda RTRW," ujarnya pada Selasa, 40 Juni 2026.

Ia juga meminta seluruh unsur partai politik di DPRD Kota Bengkulu bersama-sama mengawal perubahan regulasi tersebut agar prosesnya tidak berlarut-larut.

"Di dalam perda saat ini hanya disebutkan kawasan angkutan. Seharusnya diubah menjadi kawasan angkutan dan kawasan industri sehingga pengembangan kawasan ekonomi dan investasi dapat berjalan," kata Tengku.

Politisi PAN ini mengemukakan, sejumlah investor telah menyatakan minat berinvestasi di Bengkulu. Namun, proses perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS) belum dapat diproses karena kawasan tersebut belum berstatus kawasan industri sesuai dokumen tata ruang.

Dengan itu dia menyatakan optimistis revisi RTRW akan membuka peluang masuknya investasi baru, seiring dengan rencana revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai dan pendalaman alur pelayaran hingga 12 meter. Kondisi itu diyakini akan menjadikan Bengkulu sebagai pusat logistik dan industri di pesisir barat Sumatera.

Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, DPRD Provinsi, DPRD Kota Bengkulu, serta pemerintah kabupaten dan kota untuk mempercepat pengembangan kawasan industri. Terlebih studi kelayakan (feasibility study) kawasan industri telah selesai disusun.

"Kita dari Pelindo Bengkulu memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar tahapan berikutnya dapat segera direalisasikan, sehingga pengembangan Pelabuhan Pulau Baai dan kawasan industri dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi Bengkulu," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....