Pangdam Tekankan Apkowil Kuasai Potensi Wilayah Binaan Masyarakat

  • 26 Jun 2026 12:05 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu Selatan – Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menegaskan Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) harus menguasai potensi dan kondisi wilayah binaan agar mampu menjalankan pembinaan teritorial secara optimal.daerah

Kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tugas sekaligus mendukung program strategis pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan Pangdam saat memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS, dan Persit di Kodim 0408/Bengkulu Selatan, Selasa pada 23 Juni 2026.

Dalam arahannya, ia meminta para Danramil lebih banyak berada di lapangan untuk memahami secara langsung dinamika wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

"Para Danramil harus selalu ada di lapangan sehingga memahami potensi dan kondisi wilayah binaannya," tegas Pangdam.

Menurutnya, pemahaman terhadap karakteristik wilayah akan memudahkan aparat teritorial dalam mendeteksi persoalan, mencari solusi, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Keberhasilan satuan teritorial tidak hanya ditentukan oleh kemampuan personel, tetapi juga kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran Apkowil di tengah warga menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung pembangunan di daerah," jujurnya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga memaparkan sejumlah program strategis pemerintah yang menjadi perhatian bersama, di antaranya pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Jembatan Gantung Merah Putih, program ketahanan pangan nasional, serta rencana pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Provinsi Bengkulu.

"Seluruh prajurit TNI AD harus berperan aktif mengawal dan menyukseskan program-program tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Pangdam juga mengingatkan prajurit, PNS, serta Keluarga Besar TNI agar bijak menggunakan media sosial, menjaga etika, disiplin, dan menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi.

Mengakhiri arahannya, Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengajak seluruh prajurit Kodim 0408/Bengkulu Selatan terus meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan semangat pengabdian.

"Diharapkan setiap prajurit teritorial mampu memberikan karya terbaik bagi bangsa dan negara melalui pengabdian yang dekat dengan masyarakat serta responsif terhadap kebutuhan wilayah binaannya," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....