Kapolresta Bengkulu Pastikan Tabut Tebuang di Karabela Berjalan Aman-Kondusif

  • 25 Jun 2026 19:54 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H., memastikan pelaksanaan Ritual Tabut Tebuang di Kompleks Makam Karabela, Kamis 25 Juni 2026, berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Dalam keterangannya di lokasi, Kapolresta mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama mengikuti rangkaian kegiatan budaya Tabut yang menjadi tradisi tahunan di Bengkulu.

Ia menekankan agar masyarakat dapat menikmati perayaan Tabut dengan cara yang positif tanpa mengabaikan keselamatan diri maupun lingkungan sekitar. “Kami mengimbau masyarakat agar dapat menikmati Tabut ini dengan cara-cara yang positif, tetap memahami ini adalah tradisi yang harus dihormati, namun keselamatan diri tetap menjadi hal utama,” ujar Rahmad Hidayat.

Ia juga meminta agar orang tua lebih mengawasi anak-anak yang ikut serta dalam keramaian agar tidak terjadi hal yang diinginkan. Serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan maupun keributan di area kegiatan.

“Anak-anak perlu diawasi, hindari kerumunan yang berlebihan. Tetap patuhi arahan petugas di lapangan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Kapolresta juga menyampaikan pihaknya telah menurunkan sekitar 25 personel untuk pengamanan di lokasi kegiatan Ritual Tabut Tebuang di Karabela. “Sebanyak 25 personel kami turunkan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman sampai selesai,” tuturnya.

Dengan pengamanan tersebut, diharapkan seluruh rangkaian Tabut Tebuang berlangsung dengan tertib serta tetap menjaga nilai budaya dan makna tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Ritual sakral Tabut Tebuang digelar sebagai puncak sekaligus penutup seluruh prosesi Tabut 1448 Hijriah di Bengkulu. Ritual tabut terbuang sendiri dilaksanakan di kompleks pemakaman karabela Kota Bengkulu yang berada di Kelurahan Kebun Tebeng, Ratu Agung, yang merupakan tempat peristirahatan Syech Burhanuddin atau Imam Senggolo.

Ritual penutup ini diawali dengan iring-iringan mengarak 17 bangunan Tabut budaya melewati rute sepanjang 4 km menuju pemakaman umum Karabela. Dengan ritual ini, berakhirlah pula rangkaian acara Festival Tabut 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....