Ribuan Warga Saksikan Prosesi Tabut Tebuang, Tradisi Tabut 2026 Resmi Berakhir

  • 25 Jun 2026 14:46 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Ribuan warga memadati sepanjang jalan dari kawasan Kelurahan Kampung, Jalan Suprapto hingga Karabela Kota Bengkulu, untuk menyaksikan prosesi Tabut Tebuang, Kamis 25 Juni 2026. Ritual sakral ini menjadi puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian Festival Tabut 2026 yang telah berlangsung sejak 1 Muharam.

Masyarakat dari berbagai daerah terlihat antusias mengikuti jalannya prosesi. Mereka memadati sepanjang rute hingga lokasi pembuangan tabut untuk menyaksikan secara langsung tradisi yang telah menjadi warisan budaya masyarakat Bengkulu selama ratusan tahun.

Prosesi Tabut Tebuang merupakan ritual terakhir dalam rangkaian Festival Tabut. Pada tahapan ini, bangunan tabut yang sebelumnya digunakan dalam berbagai prosesi adat dibuang sebagai simbol berakhirnya masa peringatan wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali, dalam peristiwa Karbala.

Salah seorang warga Kota Bengkulu, Abdurahman Yusuf, mengaku senang dapat kembali menyaksikan Festival Tabut tahun ini. Menurutnya, pelaksanaan festival berlangsung meriah dan mampu menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan.

"Festival Tabut merupakan budaya khas Bengkulu yang harus terus dilestarikan. Selain memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, kegiatan ini juga menjadi identitas masyarakat Bengkulu yang tidak dimiliki daerah lain," ujar Abdurahman.

Ia berharap pemerintah daerah bersama Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) terus menjaga dan mengembangkan Festival Tabut agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Festival Tabut sendiri tidak hanya menjadi agenda budaya dan religi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Selama pelaksanaan festival, kawasan pusat kegiatan dipadati pengunjung yang turut menggerakkan aktivitas pelaku usaha kecil dan menengah. Dengan terlaksananya prosesi Tabut Tebuang, maka seluruh rangkaian Festival Tabut 2026 resmi berakhir.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....