Antusiasme Membludak, Malam Penutupan Tabut 2026 Dipadati Ribuan Warga

  • 25 Jun 2026 02:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Euforia malam puncak penutupan Festival Tabut 2026 pada Rabu, 24 Juni 2026, begitu terasa di kawasan Jalan Pariwisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Ribuan masyarakat memadati lokasi acara sejak sore hari untuk menyaksikan rangkaian penutupan festival budaya yang menjadi agenda tahunan tersebut.

Tingginya antusiasme masyarakat menyebabkan akses menuju area festival sempat mengalami kepadatan. Arus pengunjung yang datang secara bersamaan membuat kawasan sekitar lokasi dipenuhi lautan manusia yang berbondong-bondong memasuki area acara.

Kepadatan terlihat mulai dari kawasan Bencoolen Mall menuju pusat pelaksanaan Festival Tabut. Banyak warga harus berdesakan dengan pengunjung lainnya demi dapat masuk dan menyaksikan langsung kemeriahan malam penutupan.

Kondisi tersebut juga memunculkan sejumlah keluhan dari masyarakat karena kepadatan yang terjadi sempat memicu aksi saling dorong di tengah kerumunan. Bahkan, banyak orang tua terlihat membawa anak-anak mereka masuk ke tengah keramaian yang cukup padat, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait faktor keselamatan.

Yasmine, warga asal Tais, Kabupaten Seluma, mengaku harus terjebak di tengah kerumunan selama satu hingga dua jam sebelum berhasil memasuki lokasi acara. Ia menilai kepadatan pengunjung pada malam penutupan cukup luar biasa dan aksi saling dorong sempat membuat suasana menjadi kurang nyaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, mengatakan jumlah kunjungan Festival Tabut 2026 melampaui target yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil survei, jumlah pengunjung selama 10 hari pelaksanaan mencapai hampir 250 ribu orang, jauh di atas target awal sebanyak 150 ribu kunjungan.

Meski masyarakat harus berdesak-desakan untuk memasuki area acara, tingginya antusiasme warga menjadi bukti bahwa Festival Tabut masih menjadi salah satu agenda budaya yang paling dinantikan di Bengkulu. Kondisi tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi penyelenggara agar pengaturan arus pengunjung dan aspek keselamatan dapat lebih diperhatikan pada pelaksanaan festival di tahun-tahun mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....