Puluhan Mahasiswa FISIP UMB Pelajari Proses Siaran Radio Secara Langsung

  • 24 Jun 2026 23:13 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — Sebanyak 38 mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) melakukan kunjungan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ke stasiun LPP RRI Bengkulu pada Rabu 24 Juni 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk menyelaraskan teori perkuliahan dengan realitas di dunia kerja penyiaran.

Dosen pendamping lapangan, Diah Anggraini, menjelaskan kegiatan luar kampus ini sangat penting agar mahasiswa dapat mengamati secara langsung seluruh rangkaian produksi siaran radio yang selama ini hanya mereka dapatkan di dalam ruang kelas. Menurutnya banyak mahasiswa yang langsung aktif menanyakan prosedur pendaftaran, syarat-syarat, hingga durasi magang yang harus dijalani di stasiun radio tersebut.

"Di kampus, keseharian kami memang hanya membahas teori. Oleh karena itu, lewat praktik langsung ke lapangan seperti ini, kami ingin melihat bagaimana proses nyata di balik layar, mulai dari pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi dari sebuah siaran radio," ujar Diah Anggraini.

Kunjungan industri ini memantik antusiasme tinggi dari para peserta. Salah seorang mahasiswi yang ikut dalam rombongan, Diah, mengungkapkan melihat langsung proses kerja di studio membuatnya sangat termotivasi untuk mencoba tantangan baru di industri kreatif ini.

"Melihat bagaimana para penyiar mengudara dan mengelola program secara langsung memberikan pengalaman yang luar biasa. Hal ini membuat saya sangat tertarik dan termotivasi untuk bisa mengikuti program magang di sini, bahkan bermimpi untuk bisa menjadi seorang penyiar radio profesional ke depannya," tutur Diah.

Merespons antusiasme tersebut, Ketua Tim Pemberitaan LPP RRI Bengkulu, Tirza Kurniawan menyambut baik rencana kerja sama ke depan. Melalui program kunjungan ini, Tirza berharap UMB dapat terus mencetak lulusan Ilmu Komunikasi yang kompeten, siap kerja, dan memiliki kesiapan mental yang matang sebelum terjun ke dunia industri media.

"Silahkan jika kemudian hari ingin belajar menjadi penyiar, jurnalis atau ilmu broadcast, kami siap mengajari. Ini juga sebagai wadah memotivasi adik-adik semua agar kedepan ada gambaran mau menjadi apa," kata Tirza.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....