Persiapan Sekolah Rakyat Masuki Tahap Akhir, Kuota SD Masih Belum Terpenuhi
- 19 Jun 2026 09:12 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah terus mematangkan persiapan Program Sekolah Rakyat menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pada tahap pertama, program tersebut menargetkan penerimaan 270 siswa yang terdiri atas 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.
Untuk Sekolah Rakyat tingkat provinsi yang berlokasi di Pekan Sabtu, Kota Bengkulu, tim telah melakukan penjangkauan terhadap 521 calon siswa dari keluarga kategori desil satu dan dua. Jumlah tersebut terdiri atas 192 calon siswa SMA, 273 calon siswa SMP, dan 56 calon siswa SD.
Ketua Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Bengkulu, Asih Nurwahyuni, mengatakan kuota calon siswa tingkat SD hingga kini masih belum terpenuhi. Kondisi tersebut terjadi karena masih banyak orang tua yang belum bersedia apabila anak mereka harus tinggal di asrama Sekolah Rakyat.
Untuk memenuhi kekurangan kuota tersebut, tim PKH akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan guna memperoleh data anak-anak putus sekolah. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk menjaring calon peserta didik yang dapat diikutsertakan dalam program Sekolah Rakyat.
Asih menjelaskan, calon siswa yang telah dijangkau berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, kecuali Kabupaten Kaur. Hal itu karena Kabupaten Kaur telah memiliki Sekolah Rakyat sendiri sehingga tidak termasuk dalam cakupan penjangkauan tingkat provinsi.
Meski telah dilakukan penjangkauan, tidak seluruh calon siswa akan langsung diterima menjadi peserta didik Sekolah Rakyat. Tim PKH masih akan melakukan seleksi dengan mempertimbangkan sejumlah kriteria, seperti anak rentan putus sekolah, anak yang telah putus sekolah, keluarga miskin dan miskin ekstrem, korban kekerasan seksual, serta anak yatim piatu.
Penetapan calon siswa yang lolos seleksi dijadwalkan dilakukan pada akhir Juni 2026 melalui Surat Keputusan Gubernur. Setelah ditetapkan, para calon siswa akan menjalani pemeriksaan kesehatan pada minggu pertama Juli sebelum mengikuti kegiatan belajar pada tahun ajaran baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....