Wacana Pemindahan Makam Fatmawati ke Bengkulu Dinilai Tidak Mudah
- 18 Jun 2026 15:38 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pelaksana Tugas (Plt) PHRI Bengkulu, Taufik Kamidan, menilai wacana pemindahan makam Pahlawan Nasional Fatmawati Soekarno dari Jakarta ke Bengkulu merupakan hal yang sangat berat untuk direalisasikan. Menurutnya, proses tersebut harus mendapatkan persetujuan dari ahli waris serta keluarga besar Fatmawati.
Selain persetujuan keluarga, pemindahan makam juga harus melalui berbagai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Hal ini karena makam Fatmawati saat ini berada di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata yang memiliki status kehormatan tertinggi bagi para tokoh bangsa.
Taufik menjelaskan bahwa tokoh yang dimakamkan di Kalibata merupakan sosok yang memiliki jasa besar, ketokohan yang kuat pada masanya, serta nilai historis yang penting bagi bangsa dan negara. Oleh sebab itu, pemindahan makam tidak dapat dilakukan secara sederhana karena menyangkut penghormatan negara kepada seorang pahlawan nasional.
Menurutnya, apabila makam Fatmawati dipindahkan ke Bengkulu, maka terdapat kekhawatiran mengenai perubahan status dan nilai simbolis kepahlawanan yang melekat pada keberadaannya di Kalibata. Hingga saat ini, belum ada catatan dalam sejarah Indonesia mengenai pemindahan makam pahlawan dari Kalibata ke daerah asalnya.
Sebaliknya, Taufik mengatakan bahwa yang lebih sering terjadi adalah pemindahan makam pahlawan dari daerah menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata. Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan bahwa pemindahan dapat dilakukan apabila terdapat alasan yang benar-benar berkaitan dengan kepentingan negara.
Ia menyebut alasan untuk meningkatkan kunjungan pariwisata mungkin saja menjadi salah satu pertimbangan yang diajukan. Namun demikian, pertanyaan besarnya adalah apakah pihak keluarga dan garis keturunan Fatmawati bersedia menerima rencana pemindahan tersebut mengingat fungsi utama taman makam pahlawan adalah sebagai bentuk penghormatan dan perawatan kenegaraan.
Taufik menambahkan bahwa Bengkulu sebenarnya memiliki banyak potensi wisata yang dapat terus dikembangkan tanpa harus memindahkan makam Fatmawati. Ia bahkan mengusulkan pembangunan Museum Diorama Fatmawati yang menampilkan perjalanan sejarah Bengkulu dari masa prasejarah, kerajaan, perjuangan kemerdekaan hingga masa kini, sehingga dapat menjadi destinasi edukasi unggulan melalui kerja sama dengan Yayasan Fatmawati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....