Lomba Musik Dol Meriahkan Festival Tabut 2026
- 18 Jun 2026 11:17 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Festival Tabut 2026 tidak hanya dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni budaya dan bazar festival, tetapi juga menghadirkan beragam perlombaan yang berkaitan dengan tradisi dan budaya khas Bengkulu. Salah satu yang menjadi perhatian masyarakat adalah lomba musik dol yang digelar di pangung utama kawasan Sport Centre Kota Bengkulu.
Lomba tersebut berlangsung meriah dengan diikuti 15 sanggar seni dari berbagai wilayah di Kota Bengkulu. Setiap peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam memainkan musik dol, alat musik tradisional yang telah menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Bengkulu.
Penampilan para peserta berhasil menghibur ratusan pengunjung yang memadati area festival. Dentuman dol yang khas berpadu dengan kekompakan para pemain menciptakan suasana semarak dan penuh semangat, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Salah seorang peserta dari Sanggar Seni Prameswara, Jouhan, mengaku sangat antusias mengikuti perlombaan tersebut. Menurutnya, ajang Festival Tabut menjadi kesempatan berharga bagi para pelaku seni untuk menampilkan sekaligus melestarikan budaya daerah.
"Kami sangat antusias mengikuti lomba musik dol ini. Tentunya kami berharap bisa memberikan penampilan terbaik dan mendapatkan hasil yang maksimal untuk sanggar kami," ujarnya, Kamis 18 Juni 2026.
Jouhan mengatakan dirinya merasa bangga dapat menjadi bagian dari Festival Tabut yang setiap tahunnya menjadi agenda budaya terbesar di Bengkulu. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga eksistensi seni tradisional di tengah perkembangan zaman.
Ia juga menilai musik dol memiliki peran penting dalam memperkenalkan budaya Bengkulu kepada masyarakat, termasuk generasi muda dan wisatawan yang datang dari luar daerah. "Kami bangga bisa ikut mengenalkan tradisi dan budaya Bengkulu melalui musik dol, ini adalah alat musik yang sangat identik dengan Bengkulu dan harus terus dilestarikan," katanya.
Melalui perlombaan tersebut, Festival Tabut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pelestarian budaya lokal. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga kesenian tradisional Bengkulu tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....