Pemerintah Perkuat Upaya Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Anak Putus Sekolah

  • 17 Jun 2026 10:17 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Desven Amril, S.Sos., M.Si., mengatakan pemerintah terus berupaya hadir dalam menangani berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait kemiskinan ekstrem dan anak-anak yang putus sekolah. Berbagai program bantuan sosial dan pendampingan terus dijalankan agar masyarakat yang berada dalam kondisi rentan dapat memperoleh kehidupan yang lebih sejahtera dan memiliki akses pendidikan yang lebih baik.

Menurut Desven, pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu fokus utama pemerintah karena masih terdapat keluarga yang membutuhkan perhatian dan dukungan agar mampu keluar dari kondisi keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis melalui program bantuan dan pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang tidak mampu melanjutkan pendidikan akibat kendala ekonomi maupun faktor sosial lainnya. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Desven menjelaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari tidak sedikit anak yang turut membantu pekerjaan orang tua, baik di sektor pertanian, perdagangan, maupun usaha keluarga lainnya. Menurutnya, keterlibatan anak dalam membantu orang tua masih dapat diterima selama bersifat edukatif, tidak berlebihan, dan tidak mengganggu hak anak untuk belajar serta berkembang secara optimal.

Ia menegaskan bahwa kegiatan membantu orang tua dapat menjadi sarana pembelajaran bagi anak untuk memahami tanggung jawab, kedisiplinan, dan nilai kerja keras sejak usia dini. Namun demikian, orang tua tetap harus memastikan bahwa anak-anak memperoleh waktu yang cukup untuk bersekolah, bermain, dan menikmati masa tumbuh kembangnya secara sehat.

Untuk mengatasi persoalan anak putus sekolah dari keluarga kurang mampu, pemerintah menjalin kolaborasi dengan Kementerian Sosial dan Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Program tersebut dirancang untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak yang selama ini terkendala biaya sehingga mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan secara layak.

Melalui mekanisme verifikasi dan pengusulan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, anak-anak yang memenuhi kriteria akan mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan berasrama yang disediakan dalam Program Sekolah Rakyat. Desven berharap program tersebut dapat menjadi solusi nyata dalam menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Bengkulu.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....