Tahun Baru Islam, Universitas Bengkulu Dikunjungi Ustad Kondang
- 16 Jun 2026 05:47 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Universitas Bengkulu menggelar Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Baitul Hikmah, pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan pendakwah nasional Habib Ahmad Al Habsyi dan diikuti oleh ratusan jamaah dari kalangan sivitas akademika maupun masyarakat sekitar kampus.
Dalam sambutannya, Rektor Unib menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut sebagai bagian dari pembinaan spiritual di lingkungan kampus. Ia menilai kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi menjadi nilai tambah karena sosoknya dikenal luas sebagai pendakwah yang aktif menyebarkan pesan-pesan Islam kepada masyarakat.
Rektor juga mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada Unib untuk menjadi salah satu lokasi safari dakwah Habib Ahmad Al Habsyi di Bengkulu. Menurutnya, momentum Tahun Baru Islam dapat dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat memperdalam pemahaman agama.
Sementara itu, Habib Ahmad Al Habsyi menyampaikan terima kasih kepada pihak universitas dan pengurus masjid yang telah menyambut rombongannya dengan hangat. Ia mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian dakwah yang sedang dilaksanakan di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu.
Dalam tausiyahnya, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak jamaah menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri. Ia menekankan pentingnya memperbaiki kualitas ibadah dan membangun komitmen untuk menjalani kehidupan yang lebih baik pada masa mendatang.
Selain membahas makna hijrah, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan keharmonisan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam. Menurutnya, nilai-nilai Islam mengajarkan umat untuk menghormati perbedaan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan berbangsa.
Suasana haru menyelimuti masjid ketika Habib Ahmad Al Habsyi mengajak jamaah mengenang jasa dan pengorbanan kedua orang tua. Ia mengingatkan bahwa doa dan bakti kepada orang tua merupakan amalan yang memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam.
Para jamaah juga diajak untuk memperbanyak amal kebaikan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang. Salah satu bentuknya adalah berbagi ilmu dan mendukung kegiatan wakaf Al-Qur’an yang dapat menjadi amal jariyah berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....