DLH Kota Bengkulu Perkuat Pengelolaan Sampah Selama Festival Tabut

  • 15 Jun 2026 12:42 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu memperkuat upaya pengelolaan kebersihan selama pelaksanaan Festival Tabut 2026. Berbagai langkah antisipatif disiapkan guna mencegah penumpukan sampah di kawasan festival yang diperkirakan akan dipadati ribuan pengunjung setiap harinya.

Kepala DLH Kota Bengkulu, Anshar Amin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan petugas kebersihan khusus yang akan bertugas selama rangkaian Festival Tabut berlangsung. Selain itu, sejumlah kontainer dan sarana pendukung lainnya juga ditempatkan di titik-titik strategis untuk memudahkan proses pengumpulan dan pengangkutan sampah.

Menurut Anshar, pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah selama penyelenggaraan festival budaya terbesar di Provinsi Bengkulu tersebut. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pedagang, dan wisatawan berpotensi meningkatkan volume sampah secara signifikan sehingga diperlukan sistem penanganan yang terencana dan berkelanjutan.

"Setiap hari akan dilakukan penanganan secara rutin, kami menyiapkan personel dan kontainer agar sampah tidak menumpuk di satu titik. Pola ini kami siapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah selama Festival Tabut berlangsung," ujar Anshar, Senin 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan, jumlah petugas yang diterjunkan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. DLH juga memastikan seluruh personel dapat bekerja secara maksimal untuk menjaga kebersihan area festival dan sekitarnya selama kegiatan berlangsung.

Untuk mendukung upaya tersebut, DLH akan menempatkan kontainer sampah pada lokasi-lokasi yang mudah dijangkau masyarakat maupun petugas kebersihan. Keberadaan kontainer tersebut diharapkan dapat mendorong pengunjung membuang sampah pada tempatnya sekaligus mempercepat proses pengumpulan sampah.

Selain penyediaan sarana, DLH juga menerapkan pola kerja yang terjadwal, pada pagi hari, petugas akan melakukan penyapuan dan pembersihan di seluruh area festival guna memastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman. Sementara itu, proses pengangkutan sampah ke tempat pembuangan dilakukan pada dini hari hingga menjelang subuh untuk menghindari gangguan terhadap aktivitas pengunjung dan pedagang.

Anshar menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola kawasan festival dan instansi terkait guna membuka akses khusus bagi kendaraan pengangkut sampah. Akses tersebut dinilai penting agar armada kebersihan dapat masuk langsung ke area festival dan mempercepat proses pengangkutan sampah yang terkumpul.

"Kami sudah berkoordinasi untuk membuka jalur masuk kendaraan sampah. Dengan adanya akses ini, armada dapat masuk langsung ke area sehingga pengangkutan sampah bisa dilakukan lebih optimal," katanya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk menjaga kualitas lingkungan selama pelaksanaan Festival Tabut. Kebersihan kawasan festival tidak hanya berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung citra Bengkulu sebagai daerah tujuan wisata budaya.

DLH Kota Bengkulu berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan selama festival berlangsung. Masyarakat, pedagang, dan pengunjung diimbau untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....