Kuota BSPS Bengkulu 2.750 Unit, Baru 719 Unit Lolos Verifikasi

  • 12 Jun 2026 19:28 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 di Provinsi Bengkulu terus berproses. Dari total kuota sekitar 2.750 unit rumah yang dialokasikan pemerintah pusat, hingga saat ini baru 719 unit yang dinyatakan lolos verifikasi dan direkomendasikan sebagai penerima bantuan.

"Direktorat Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah menyampaikan instruksi verifikasi sebanyak 2.220 unit rumah dari total alokasi sekitar 2.750 unit untuk Bengkulu. Dari jumlah tersebut, 719 unit direkomendasikan menerima bantuan, sedangkan 738 unit tidak lolos verifikasi," kata Kepala Satker Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bengkulu, Rinaldi Noeh, ST kepada RRI, Selasa 9 Juni 2026.

Selain itu, sebanyak 487 unit telah memasuki tahapan administrasi lanjutan berupa proses penyaluran anggaran dari Satker kepada bank penampung. Ia mengatakan proses verifikasi saat ini telah memasuki instruksi verifikasi tahap kedelapan yang diterbitkan kementerian.

Menurut Rinaldi, salah satu kendala utama dalam proses verifikasi adalah kualitas data usulan yang disampaikan pemerintah kabupaten dan kota melalui aplikasi Sibaru. Data penerima BSPS harus mengacu pada Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN) milik Kementerian Sosial dan sesuai dengan kriteria penerima yang telah ditetapkan pemerintah.

"Banyak data yang ditemukan tidak valid setelah dilakukan verifikasi lapangan. Sejumlah calon penerima yang diusulkan tidak masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 4 sehingga tidak dapat direkomendasikan sebagai penerima bantuan," ujarnya.

Untuk mengisi kekurangan akibat banyaknya usulan yang tidak lolos verifikasi, pemerintah daerah diminta segera menyiapkan data pengganti. Data tersebut diharapkan sudah diverifikasi terlebih dahulu oleh pemerintah daerah agar proses pemeriksaan ulang dapat berjalan lebih cepat.

Rinaldi menjelaskan dari 738 unit yang tidak direkomendasikan, saat ini telah diterbitkan instruksi verifikasi pengganti sebanyak 145 unit yang berasal dari sejumlah kabupaten di Bengkulu. Proses penggantian akan terus dilakukan hingga seluruh kuota yang tersedia dapat terserap.

Ia optimis target verifikasi seluruh alokasi BSPS sebanyak 2.750 unit dapat diselesaikan pada Juli 2026. Sementara proses finalisasi data di tingkat kabupaten dan kota diharapkan rampung pada Juni agar pelaksanaan program berjalan sesuai jadwal.

Rinaldi menegaskan program BSPS tahun anggaran 2026 tidak akan dialihkan ke tahun berikutnya karena menggunakan dana APBN yang telah dialokasikan secara khusus. Pemerintah menargetkan seluruh kegiatan BSPS di Bengkulu dapat selesai paling lambat pada akhir Desember 2026.

Terkait kenaikan harga material bangunan dan pelemahan nilai tukar rupiah, hingga kini belum ada kebijakan dari pemerintah pusat mengenai penyesuaian nilai bantuan. Besaran BSPS masih tetap Rp20 juta per unit, termasuk komponen upah sekitar Rp2,5 juta.

"BSPS merupakan bantuan stimulan yang mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun atau meningkatkan kualitas rumah secara swadaya. Karena itu, penerima bantuan diharapkan tetap memiliki kemampuan dan kontribusi swadaya untuk mendukung penyelesaian pembangunan rumahnya," tutur Rinaldi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....