Produksi Daging Sapi di Seluma Capai 68.240 Kilogram

  • 12 Jun 2026 11:53 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Seluma-Dinas Pertanian Kabupaten Seluma melalui Bidang Peternakan terus berkomitmen dalam meningkatkan akurasi data sektor peternakan. Khususnya terkait jumlah potong dan produksi daging sapi.

Upaya ini dilakukan sebagai dasar dalam mendukung perencanaan kebutuhan konsumsi masyarakat. Serta sebagai langkah pengendalian produksi pangan di Kabupaten Seluma.

Kepala Dinas Pertanian Seluma Arian Sosial mengatakan berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pada periode Januari hingga Mei 2026, tercatat total produksi daging sapi mencapai 68.240 kilogram. Dengan jumlah pemotongan sebanyak 853 ekor sapi.

"Kita telah melakukan pendatanterhadap jumlah pemotongan daging sapi di Kabupaten Seluma. Ini merupaka langkah untuk mendukung perhitungan kebutuhan konsumsi masyarakat," ujarnya

Dari data pemotongan daging sapi ini aktivitas pemotongan tertinggi terjadi pada bulan Mei 2026. Dimana bulan Mei bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha.

Pada momen tersebut terdapat 733 ekor sapi yang disembelih yang tersebar pada 14 Kecamatan di Kabupaten Seluma. Distribusi jumlah pemotongan sapi berdasarkan wilayah menunjukkan variasi yang signifikan.

Kecamatan Seluma Selatan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah pemotongan tertinggi, diikuti oleh Sukaraja dan beberapa kecamatan lainnya. Data ini menjadi indikator penting dalam melihat pola distribusi produksi serta kebutuhan konsumsi masyarakat.

"Nah saat Idul Adha kemarin ada 733 ekor sapi yang disembelih di Kabupaten Seluma. Seluma Selatan menjadi kecamatan dengan jumlah pemotingan paling tinggi," katanya.

Adapun manfaat dari tersedianya data yang akurat ini antara lain:

1. Pendataan yang dilakukan secara sistematis pada periode Januari–Mei 2026.

2. Diketahuinya konsumsi sementara daging sapi per kapita sebesar 0,315 kg.

3. Mendukung pengambilan data yang lebih valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

4. Membantu pengendalian produksi serta perencanaan kebijakan kebutuhan pangan masyarakat agar lebih tepat sasaran.

Selain itu, data yang akurat juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan peternak, efisiensi distribusi, serta ketahanan pangan daerah. Dinas Pertanian Kabupaten Seluma mengajak seluruh pelaku usaha, pengelola tempat pemotongan hewan, dan masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam mendukung pendataan yang akurat dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....