Dinas Pariwisata Tata UMKM untuk Dukung Suksesnya Festival Tabot 2026
- 11 Jun 2026 15:23 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pariwisata Kota Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Tabot 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penataan kawasan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih tertib, nyaman, serta tidak mengganggu arus lalu lintas selama rangkaian kegiatan festival berlangsung.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengatakan pihaknya akan melakukan penataan terhadap para pedagang musiman yang biasanya memanfaatkan badan jalan di kawasan Pantai Panjang, khususnya di sekitar Sport Center, sebagai lokasi berjualan. Menurut Nina, kawasan yang berada di depan Sport Center merupakan area yang perlu ditata secara maksimal agar pelaksanaan Festival Tabot dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang berkunjung.
Sebagai solusi, para pelaku UMKM akan diarahkan untuk menempati lokasi yang telah disiapkan pemerintah di kawasan dekat menara pantau BPBD Kota Bengkulu. Dengan demikian, aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih teratur tanpa mengganggu akses jalan dan mobilitas pengunjung.
“Para pedagang tidak lagi berjualan di badan jalan. Mereka akan ditempatkan di lokasi yang sudah disediakan sehingga lebih tertata dan nyaman bagi pengunjung,” ujar Nina, Kamis 11 Juni 2026.
Tidak hanya menyediakan lokasi khusus, Dinas Pariwisata juga akan menerapkan sistem penataan lapak yang lebih terorganisir. Setiap pedagang akan mendapatkan ruang usaha yang telah diatur serta diberi nomor lapak untuk memudahkan pendataan dan pengawasan selama festival berlangsung.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya untuk menciptakan kawasan festival yang lebih rapi, dan mendukung kenyamanan pengunjung yang memadati kawasan Pantai Panjang selama perhelatan budaya tahunan tersebut. “Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Bapenda, Polres, serta pihak kelurahan terkait penempatan UMKM dan pengaturan kawasan selama Festival Tabot,” katanya.
Nina menambahkan, penataan UMKM juga dilakukan untuk menghindari tumpang tindih dengan pengelolaan parkir dan berbagai aktivitas pendukung lainnya di kawasan festival. Oleh karena itu, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.
Melalui penataan yang terencana ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap Festival Tabot 2026 tidak hanya sukses sebagai agenda pelestarian budaya daerah dan daya tarik wisata unggulan Bengkulu. Tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM lokal melalui ruang usaha yang lebih tertib, aman, dan nyaman.
Dengan dukungan berbagai pihak dan pengelolaan kawasan yang lebih baik. Festival Tabot 2026 diharapkan dapat menjadi perhelatan budaya yang semakin berkualitas serta memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....