Dinas Pertanian Kaur Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

  • 10 Jun 2026 17:08 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bintuhan - Dinas Pertanian Kabupaten Kaur mengingatkan kepada seluruh distributor di Kabupaten Kaur untuk menjual pupuk subsidi sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal ini sejalan dengan ketentuan kementrian pertanian terkait turunnya harga pupuk subsidi.

Dalam hal ini pemerintah resmi menurunkan harga pupuk subsidi hingga 20%. Berikut rinciannya :

  1. Pupuk urea turun dari Rp.2.250,- turun menjadi Rp.1.800,- per kilogram.
  2. NPK dari Rp.2.300,- turun menjadi Rp.1.840,- per kilogram.
  3. NPK kakao dari Rp. 3.300,- turun menjadi Rp.2.640,- per kilogram.
  4. ZA khusus tebu dari Rp.1.700,- turun menjadi Rp.1.360 per kilogram.
  5. Pupuk organik dari Rp.800,- turun menjadi Rp.640- per kilogram.

Kepala Dinas Pertanian Kaur, Dodi Hartono mengatakan saat ini ketersediaan kuota pupuk subsidi untuk para petani di wilayah Kabupaten kaur berada dalam kondisi aman.

Ia juga memastiman stok yang tersedia mencukupi kebutuhan para petani.

"Kami tegaskan kepada pemilik kios pupuk subsidi untuk tidak menjual pupuk lebih dari HET yang telah ditapkan. Karena harga dari pusat sudah ada jadi jangan sampai ada yang melanggarnya," katanya.

Berdasarkan data terbaru, total alokasi yang disiapkan mencakup pupuk urea sebanyak 9.092 ton, pupuk NPK sebanyak 15.744 ton, dan pupuk organik sebanyak 3.802 ton.

Kuota ini dipredisikan mampu memenuhi seluruh kebutuhan sektor pertanian selama satu tahun penuh.

"Untuk pupuknya ada jenis urea,NPK, dna organik ya. Kalau kita lihat dari jumlah yang ada kit pastikam ini bisa memenuhi kebutuhan petani dalam 1 tahun ini," ujarnya.

Berikut sebaran alokasi pupuk subsidi diseluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Kaur. Kecamatan Lungkang Kule sebanyak 546 ton urea dan 887 ton NPK, Padang Guci Hulu 546 ton urea dan 1.102 ton NPK serta 30 ton organik.

Untuk wilayah Kaur Utara, dialokasikan 636 ton urea dan 1.202 ton NPK, Padang Guci Hilir menerima 546 ton urea dan 892 ton NPK. Penyaluran berskala besar juga terlihat di Kecamatan Kelam Tengah dengan pasokan 818 ton urea dan 1.260 ton NPK serta 532 ton organik, Tanjung Kemuning, kuota tercatat sebanyak 546 ton urea dan 945 ton NPK serta 114 ton organik.

Selanjutnya, Semidang Gumay menerima 546 ton urea dan 889 ton NPK, Kinal mendapat 546 ton urea dan 716 ton NPK, Kaur Tengah memperoleh 727 ton urea, 1.102 ton NPK, dan 152 ton organik, Kecamatan Luas mendapatkan jatah 546 ton urea, 970 ton NPK, dan 30 ton organik.

Sementara Muara Sahung memperoleh 455 ton urea, 1.374 ton NPK, dan 74 ton organik, Kecamatan Tetap 906 ton urea, 1.374 ton NPK, dan 1.255 ton organik, Kaur Selatan dijatah 727 ton urea, 1.102 ton NPK, dan 85 ton organik. Sedangkan Maje menerima 455 ton urea, 1.260 ton NPK, dan 37 ton organik dan terkahirb Kecamatan Nasal tercatat menerima alokasi sebesar 546 ton urea, 1.201 ton NPK, dan pupuk organik 1.493 ton.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....