Marak Pencurian Meteran Air PDAM, BUMDA Tirta Hidayah Minta Masyarakat Waspada

  • 28 Mei 2023 12:33 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Manajemen PDAM Tirta Hidayah kota Bengkulu kembali mengingatkan agar masyarakat menjaga meteran air PDAM atau water meter. Menurut Dirut PDAM Tirta Hidayah jika kewajiban memastikan water meter tidak rusak dan dicuri berada ditangan pelanggan.

Ia mengakui belakangan kerap menerima laporan pencurian water meter oleh oknum tak bertanggung jawab. Sehingga air yang semestinya mengalir ke rumah warga terbuang sia-sia.

Dalam klausul perjanjian pemasangan PDAM disebut jika water meter yang umumnya dipasang di bagian depan atau halaman rumah memang menjadi tanggung jawab pelanggan. Sedangkan dari water meter ke pusat pipa air atau sumber air adalah tanggung jawab PDAM jika terjadi kerusakan atau hilang.

"mau tidak mau kalau hilang harus diganti baru, tapi yang mengeluarkan biayanya pelanggan. Maka kita himbau agar meteran itu di cor, agar aman" ucap Samsu Bahri.

Sejak beberapa bulan terakhir, publik media sosial Bengkulu dihebohkan dengan pencurian water meter disejumlah lokasi. Diduga bagian kuningan water meter lah yang menjadi incaran karena bisa dijual.

Meski tidak banyak sehingga nilainya tidak tinggi, namun tetap saja pencurian water meter kerap dialami warga. Terutama pada water meter yang tidak terlindungi oleh cor semen.

Disebutkan oleh manajemen PDAM Tirta Hidayah kota Bengkulu, biaya penggantian kerusakan water meter disebabkan pecah, terlindas kendaraan, atau hilang adalah 527 ribu Rupiah. Jumlah itu meliputi penggantian water meter 1/2 inchi sebesar 400 ribu Rupiah, box meteran 65 ribu Rupiah, dan biaya pengecoran water meter 62 ribu Rupiah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....