UMKM Kota Bengkulu Tembus 42.944 Pelaku Usaha
- 05 Jun 2026 15:43 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Koperasi dan UKM terus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah. Hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 42.944 pelaku UMKM aktif menjalankan usaha di Kota Bengkulu.
Ribuan pelaku UMKM tersebut tersebar di berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, perdagangan, jasa, hingga industri rumah tangga. Tingginya jumlah pelaku usaha ini menunjukkan bahwa sektor UMKM masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat sekaligus berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati, mengatakan jumlah UMKM yang terus bertambah menjadi indikator tingginya semangat masyarakat untuk berwirausaha dan mengembangkan usaha secara mandiri. "Saat ini tercatat sebanyak 42.944 pelaku UMKM di Kota Bengkulu. Jumlah ini menunjukkan bahwa sektor UMKM masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat," ujar Nelawati, Jumat 5 Juni 2026.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai program pembinaan dan pengembangan kapasitas usaha. Langkah tersebut dilakukan agar para pelaku usaha mampu menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif dan terus berkembang.
Berbagai program pelatihan, pendampingan usaha, hingga peningkatan keterampilan manajemen usaha terus diberikan kepada para pelaku UMKM. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, serta memperluas peluang usaha bagi masyarakat.
Selain fokus pada pembinaan, pemerintah juga berupaya membuka akses yang lebih luas terhadap sumber pembiayaan bagi pelaku UMKM. Kemudahan akses permodalan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan produktivitas pelaku UMKM.
Di sisi lain, pemanfaatan teknologi digital juga terus didorong untuk memperluas jangkauan pemasaran produk lokal. Melalui pemasaran digital, produk UMKM Kota Bengkulu diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
"Kami juga membantu pelaku UMKM untuk mengakses berbagai sumber pembiayaan dan memperluas pemasaran produk, termasuk melalui pemanfaatan platform digital. Sehingga dengan demikian kita tentu berharap sektor UMKM di Kota Bengkulu terus tumbuh," katanya.
Nelawati optimistis sektor UMKM di Kota Bengkulu akan terus tumbuh dan berkembang seiring meningkatnya dukungan pemerintah, kemampuan pelaku usaha dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta semakin terbukanya peluang pasar. Dengan jumlah pelaku usaha yang hampir mencapai 43 ribu unit, UMKM diyakini akan terus memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....