Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Bengkulu Dorong Warga Kurangi Volume Sampah

  • 05 Jun 2026 13:39 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni dimanfaatkan Pemerintah Kota Bengkulu untuk mengajak masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), warga didorong untuk mengurangi volume sampah serta menerapkan pengelolaan sampah yang lebih bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan peringatan global yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam. Berbagai isu lingkungan seperti perubahan iklim, pencemaran, hingga pengelolaan sampah menjadi fokus utama dalam peringatan tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Anshar Amin, mengatakan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi produksi sampah rumah tangga serta memilah sampah berdasarkan jenisnya.

Menurut Anshar, sampah organik dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk kompos maupun pakan ternak. Sementara itu, sampah non-organik seperti plastik masih memiliki nilai ekonomi karena dapat didaur ulang menjadi berbagai produk kerajinan atau disalurkan melalui bank sampah yang tersedia di sejumlah wilayah.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bengkulu selama ini terus berupaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui berbagai program yang dilakukan secara berkelanjutan. Salah satunya adalah kegiatan gotong royong yang rutin dilaksanakan setiap Jumat di kawasan wisata Pantai Panjang.

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Jika dilakukan bersama-sama, maka Kota Bengkulu dapat menjadi kota yang lebih asri, nyaman, dan terbebas dari pencemaran lingkungan,” ujar Anshar, Jumat 5 Juni 2026.

Selain membersihkan kawasan wisata, pemerintah juga melakukan pemeliharaan pohon kelapa yang telah ditanam melalui program Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA). Program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.

Tidak hanya itu, Pemkot Bengkulu juga terus menggalakkan budaya gotong royong di tingkat kelurahan yang dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu. Kegiatan tersebut menjadi upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Anshar menegaskan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk mulai menerapkan pola hidup ramah lingkungan, mengurangi penggunaan bahan yang sulit terurai, serta tidak membuang sampah sembarangan.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kota Bengkulu berharap semangat menjaga lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat terwujud demi masa depan Kota Bengkulu yang lebih baik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....