BPOM Bengkulu Edukasi Warga Desa Semidang tentang Stunting dan Keamanan Pangan

  • 04 Jun 2026 19:46 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu Tengah – Balai POM di Bengkulu menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema “Stunting dan Keamanan Pangan” di Balai Desa Semidang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis 4 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga dan keamanan pangan sebagai upaya pencegahan stunting.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Puskesmas Karang Nanding dan Ketua PKK Desa Semidang. Sebanyak 50 peserta hadir yang terdiri atas ibu rumah tangga, remaja putri, ibu dengan anak stunting, serta kader PKK yang berperan aktif dalam mendukung kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, Balai POM di Bengkulu memberikan edukasi mengenai stunting, keamanan pangan, dan gizi seimbang. Peserta memperoleh pemahaman tentang pentingnya memilih pangan yang aman, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Balai POM di Bengkulu, Alex Ginting, mengatakan pencegahan stunting harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi keluarga. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik harus diiringi dengan kebiasaan memilih pangan yang aman agar manfaat gizi dapat diperoleh secara optimal.

“Stunting tidak hanya berkaitan dengan kecukupan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh keamanan pangan yang dikonsumsi setiap hari. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami cara memilih, mengolah, dan menyimpan pangan dengan benar agar kesehatan keluarga tetap terjaga,” ujar Alex.

Selain membahas upaya pencegahan, peserta juga mendapatkan informasi mengenai langkah-langkah kejar tumbuh bagi anak yang telah mengalami stunting. Materi yang disampaikan meliputi pemenuhan asupan gizi yang tepat, pemantauan pertumbuhan secara rutin, serta pentingnya dukungan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Alex menjelaskan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Edukasi yang berkelanjutan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan anak sejak dini.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan stunting dimulai dari rumah melalui pemenuhan gizi seimbang dan konsumsi pangan yang aman. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapat sambutan positif dari peserta. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama sesi edukasi berlangsung.

Melalui kegiatan KIE ini, Balai POM di Bengkulu berharap masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di Provinsi Bengkulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....