Graha Dehasen, Mimpi Besar untuk Pendidikan Bengkulu Masa Depan

  • 04 Jun 2026 14:21 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Setiap kota memiliki bangunan yang bukan hanya berdiri karena beton dan baja, tetapi juga karena mimpi besar yang ditanamkan di dalamnya.

Di kawasan Air Sebakul, Kota Bengkulu, mimpi itu kini sedang dibangun melalui Graha Dehasen, sebuah gedung megah yang diproyeksikan menjadi ruang bersama bagi masyarakat sekaligus simbol kemajuan daerah.

Di tengah hamparan lahan kampus Universitas Dehasen, suara alat berat dan para pekerja yang sibuk setiap hari seakan sedang merangkai harapan baru. Bukan sekadar gedung perkuliahan,

Graha Dehasen disiapkan untuk menjadi tempat lahirnya berbagai cerita, mulai dari wisuda yang mengharukan, seminar yang melahirkan gagasan, hingga pesta pernikahan yang menyatukan dua keluarga dalam kebahagiaan.

Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Dehasen Bengkulu, Bando Amin, mengungkapkan bahwa pada awalnya bangunan tersebut memang dirancang untuk mendukung aktivitas akademik. Namun seiring berjalannya waktu, muncul kesadaran bahwa Bengkulu membutuhkan lebih banyak ruang publik yang representatif untuk mengakomodasi beragam kegiatan masyarakat.

"Dari kebutuhan itulah lahir gagasan menjadikan Graha Dehasen sebagai gedung multifungsi. Dengan kapasitas mencapai 5.000 orang, gedung ini diharapkan mampu menjadi saksi berbagai peristiwa penting dalam kehidupan masyarakat Bengkulu. Sebuah tempat di mana ribuan orang dapat berkumpul, berbagi kebahagiaan, menimba ilmu, hingga menikmati pertunjukan seni dan budaya," ungkapnya pada Kamis, 4 Juni 2026.

Tak hanya menawarkan ruang yang luas, menurut Bando, kawasan Graha Dehasen juga dirancang menghadirkan kenyamanan. Dimana area parkir yang memanfaatkan lahan kampus sekitar tiga hektare akan memudahkan pengunjung, sementara kehadiran jembatan kaca, kolam ikan, dan fasilitas penunjang lainnya diharapkan menciptakan suasana yang ramah dan menyenangkan bagi siapa saja yang datang.

"Lebih dari itu, pembangunan Graha Dehasen menjadi bukti bahwa dunia pendidikan tidak hanya berperan mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga turut menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kampus dan masyarakat tidak lagi dipisahkan oleh pagar, melainkan dipertemukan dalam ruang yang sama untuk tumbuh dan berkembang bersama," terangnya.

Lebih lanjut ia mengemukakan, jika sesuai rencana, akhir tahun ini gedung tersebut akan mulai digunakan untuk wisuda mahasiswa Universitas Dehasen.

Belum lagi momen itu akan menjadi babak pertama dari perjalanan panjang Graha Dehasen.

"Ketika pintunya resmi terbuka pada Oktober 2026 mendatang, gedung ini tidak hanya menjadi bangunan terbesar yang dimiliki kampus, melainkan juga menjadi rumah bagi ribuan harapan, impian, dan kenangan masyarakat Bengkulu di masa depan," tutur Bando.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....