Kemenag Benteng Luncurkan Layanan Digital dan Gerakan Tanam Pohon bagi Catin

  • 04 Jun 2026 06:55 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu Tengah - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah meluncurkan layanan digital serta menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Gerakan Penanaman Pohon bagi Calon Pengantin (Catin), Rabu 3 Juni 2026. Program tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan stunting dan pernikahan dini sebagai bagian dari penguatan pembangunan keluarga dan lingkungan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin Latief, Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi,., Sekretaris Daerah Tomi Marisi, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah H. Arsan S. Ibrahim.

Kepala Kemenag Bengkulu Tengah, Arsan S. Ibrahim, mengatakan program penanaman pohon bagi calon pengantin tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga alam sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan.

Menurut Arsan, program tersebut sejalan dengan program Kalamambu yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah. Selain memberikan manfaat ekologis, gerakan tersebut juga diharapkan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan tanaman produktif.

Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, menyambut baik berbagai program yang dijalankan Kementerian Agama karena sejalan dengan arah pembangunan daerah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama penting untuk memperkuat program pencegahan stunting, pencegahan pernikahan dini, serta pelestarian lingkungan.

Tarmizi menjelaskan program penanaman pohon bagi calon pengantin memiliki keterkaitan dengan program unggulan daerah, yakni Kalamambu atau Kalamansi dan Bambu. Program tersebut dirancang sebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan tanaman produktif.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin Latief, meminta seluruh ASN Kementerian Agama terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan program ekoteologi, pencegahan stunting, dan pencegahan pernikahan dini sebagai gerakan bersama yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan program ekoteologi, kegiatan ditutup dengan penanaman pohon Kalamambu dan pelepasan burung. Langkah tersebut menjadi simbol komitmen untuk mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....