Kekurangan Guru di Kepahiang, Puluhan ASN Masuki Masa Pensiun

  • 03 Jun 2026 19:11 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Kepahiang – Kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Kepahiang kembali menjadi sorotan. Setelah persoalan anak putus sekolah mencuat, kini daerah tersebut juga menghadapi berkurangnya jumlah tenaga pendidik.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang mencatat adanya penyusutan jumlah guru fungsional sepanjang tahun 2026. Hingga akhir tahun, jumlah guru yang berkurang diperkirakan mencapai 48 orang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Nining Fawely Pasju, menjelaskan pada 2 Juni 2026, bahwa penurunan jumlah guru tersebut terjadi karena banyak ASN yang memasuki usia pensiun. Kondisi itu menyebabkan kebutuhan tenaga pendidik di sejumlah sekolah harus kembali disesuaikan.

Menurutnya, seluruh pengurangan guru yang tercatat tahun ini berasal dari pegawai yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Tidak ada faktor lain yang menjadi penyebab utama berkurangnya tenaga pendidik tersebut.

"Meski demikian, pemerintah daerah memastikan aktivitas belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya. Kekosongan yang muncul akan diisi melalui penataan tenaga guru yang masih tersedia di lingkungan sekolah," katanya.

Nining menuturkan bahwa guru honorer maupun PPPK masih dapat dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan jam pelajaran. Langkah tersebut dinilai cukup efektif untuk menjaga stabilitas proses pendidikan di sekolah-sekolah yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.

Terkait peluang penambahan guru melalui jalur penerimaan aparatur sipil negara, pihaknya mengaku masih menunggu ketentuan dari pemerintah pusat. Usulan kebutuhan formasi telah dipersiapkan dan akan diajukan sesuai regulasi yang nantinya diterbitkan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....