Erna Sari Desak Penanganan Cepat Abrasi Pantai di Benteng
- 03 Jun 2026 10:20 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI yang juga Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu Erna Sari Dewi menyampaikan hasil kunjungan resesnya dalam Rapat Kerja bersama Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, dengan menyoroti kondisi abrasi parah di kawasan Pantai Muara Air Lemau, Kabupaten Bengkulu Utara.
Erna menegaskan bahwa abrasi di wilayah tersebut membutuhkan penanganan cepat karena telah mengancam permukiman warga serta infrastruktur di pesisir.
Politisi Perempuan NasDem ini menyebut adanya persoalan kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) yang dinilai tidak efektif jika penanganan tetap berada pada wilayah kerja BWS VIII yang lokasinya terlalu jauh dari titik terdampak.
“Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah pusat agar penanganan bisa dialihkan atau dikoordinasikan ulang ke BWS VII demi percepatan penanganan di lapangan,” katanya pada Selasa, 2 Juni 2026.
Erna juga menyoroti bahwa persoalan abrasi di Bengkulu berbeda dengan daerah lain yang sudah mengalami pengembangan wilayah, termasuk reklamasi pantai, sementara di Bengkulu justru terjadi kehilangan daratan akibat abrasi.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah rumah warga telah terendam air laut, bahkan area penangkaran penyu di kawasan tersebut kini tidak lagi berfungsi karena telah berubah menjadi laut terbuka.
“Dalam forum ini saya meminta agar Menteri Pekerjaan Umum dapat menjadwalkan kunjungan langsung ke Bengkulu untuk melihat kondisi nyata di lapangan serta memastikan laporan teknis tidak hanya bersifat administratif, melainkan sesuai dengan kondisi faktual di daerah,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....